TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan gotong royong harus menjadi budaya yang terus hidup di masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat memimpin kegiatan Kamis Gotong Royong di Jalan Raya Dompak, Kamis 25 Juni 2026.
“Gotong royong ini bukan sekadar bersihkan jalan. Ini soal membangun kesadaran bahwa lingkungan bersih tanggung jawab kita semua. Kalau terus dipelihara, Kepri akan semakin nyaman, sehat, dan indah,” ujar Ansar.
Menurutnya, menjaga kebersihan tidak bisa hanya diserahkan ke petugas. Masyarakat harus mulai dari lingkungan rumah masing-masing.
“Mulai dari hal sederhana seperti tidak buang sampah sembarangan. Dampaknya besar untuk wajah daerah kita,” tambahnya.
Goro di Jalan Raya Dompak ini lanjutan dari kegiatan sebelumnya di tepi laut, Pulau Penyengat, Bandara Raja Haji Fisabilillah, hingga Jalan Aisyah Sulaiman.
Kegiatan diikuti Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Sekdaprov Kepri Misni, kepala OPD, dan ratusan ASN.
Mereka membersihkan rumput liar, memungut sampah, memangkas semak, dan menata bahu jalan dari lampu merah depan Kantor Camat Bukit Bestari hingga depan Kampus UMRAH.
Pemprov Kepri berharap gerakan Kamis Gotong Royong mengakar menjadi budaya.
Tujuannya, menciptakan lingkungan bersih, sehat, asri, serta memperkuat citra Kepri sebagai daerah nyaman dihuni dan dikunjungi. ***









Discussion about this post