Prancis, Sang Unggulan Berat di Piala Dunia 2026
Prancis, tim berjuluk “Les Bleus”, kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia. Berada di puncak peringkat FIFA, Prancis mengungguli banyak negara lain, termasuk Spanyol. Fondasi kesuksesan ini sebagian besar berkat kepemimpinan sang pelatih, Didier Deschamps, yang telah menakhodai tim nasional ini sejak tahun 2012. Di bawah tangan dinginnya, Prancis berhasil meraih gelar juara dunia pada tahun 2018, menjadi runner-up pada Piala Dunia 2022, dan juga runner-up Piala Eropa 2016.
Pengalaman Deschamps yang juga pernah meraih kejayaan sebagai pemain, mengantarkan Prancis menjadi juara dunia pada tahun 1998, menjadi bekal berharga dalam ambisinya untuk melengkapi koleksi gelar juara dunia bagi Prancis hingga kali ketiga.
Seorang pengamat sepak bola, Chris Triwinasis, menyatakan bahwa tidak mengherankan jika Prancis menjadi salah satu tim unggulan utama dalam perhelatan Piala Dunia 2026. Kekuatan skuad Prancis semakin teruji dengan adanya kontribusi signifikan dari klub Paris Saint-Germain (PSG) yang baru saja mempertahankan gelar Liga Champions mereka. Lima hingga enam pemain PSG diprediksi akan memperkuat tim nasional Prancis.
“Kehadiran pemain seperti Ousmane Dembélé dan Desire Doucouré dari PSG semakin memperkaya opsi bagi pelatih Deschamps dalam meracik lini depan tim,” ungkap Chris pada Rabu, Juni 2026.
Selain itu, Prancis juga diperkuat oleh talenta luar biasa seperti Kylian Mbappé. Sang maestro gol ini telah bersinar sejak Piala Dunia 2018 dan 2022, dan kini telah mengoleksi total 12 gol di ajang Piala Dunia, dengan rincian 4 gol di Piala Dunia 2018 dan 8 gol di Piala Dunia 2022. Deretan pemain berbakat lainnya yang siap berkontribusi termasuk Christopher Nkunku yang bersinar bersama klubnya di Jerman, Randal Kolo Muani yang bermain di Inggris, serta Marcus Thuram yang memperkuat klub ternama di Italia.
Menariknya, berbeda dengan timnas Brasil yang tidak diperkuat oleh pemain dari klub Real Madrid, Prancis justru mendapat sumbangan tiga pemain dari klub raksasa Spanyol tersebut. Kelimpahan talenta inilah yang menjadikan Prancis sebagai tim yang sangat diunggulkan.
Persaingan Ketat di Grup I
Prancis akan tergabung dalam Grup I bersama Norwegia, Senegal, dan Irak. Persaingan di grup ini diprediksi akan berlangsung sengit. Norwegia, yang berhasil menyingkirkan Italia dalam babak kualifikasi Zona Eropa, diperkirakan akan menjadi pesaing terdekat Prancis untuk lolos ke fase gugur.
Tumpuan utama lini serang Norwegia adalah striker Manchester City, Erling Haaland, yang selalu menjadi ancaman mematikan bagi gawang lawan. Ditambah lagi dengan kehadiran Martin Ødegaard dari Arsenal yang berperan sebagai motor serangan, Norwegia memiliki potensi produktivitas yang tinggi.
Sementara itu, wakil Asia, Irak, diprediksi akan menghadapi tantangan berat untuk bisa melaju ke fase berikutnya. Pesaing terdekat mereka adalah Senegal, yang merupakan juara Piala Afrika 2025 (meskipun sempat dibatalkan oleh federasi sepak bola Afrika).
Senegal sendiri memiliki catatan sejarah yang cukup istimewa di Piala Dunia. Pada Piala Dunia 2002, mereka berhasil mengejutkan juara bertahan Prancis dengan kemenangan 1-0. Pertemuan kedua tim dalam Piala Dunia akan terjadi pada partai perdana Grup I, tepatnya pada tanggal 17 Juni 2026.
“Untuk bisa mengulang kesuksesan lolos dari fase grup, Senegal wajib meraih kemenangan saat berjumpa dengan wakil Asia, Irak,” pungkas Chris. Pertandingan ini akan menjadi ujian krusial bagi kedua tim untuk memulai kampanye Piala Dunia mereka.









Discussion about this post