klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home sains

Mengapa Penguin Berbagi Batu sebagai Hadiah?

Redaksi by Redaksi
15 April 2026 - 18:22
Reading Time: 3 mins read
0
Mengapa Penguin Berbagi Batu sebagai Hadiah?

Perilaku Unik Penguin: Memberi Batu sebagai Simbol Cinta

Penguin adalah unggas perenang yang menarik perhatian banyak orang. Salah satu perilaku penguin yang sangat unik adalah saling memberikan batu atau kerikil sebagai hadiah. Perilaku ini sering dianggap sebagai salah satu ritual romantis paling unik di dunia hewan. Pada beberapa spesies, terutama penguin gentoo dan adelie, penguin jantan akan mencari batu kerikil yang halus dan menarik untuk diberikan kepada penguin betina.

Batu tersebut berfungsi seperti hadiah atau simbol lamaran. Jika betina menerima batu itu, biasanya ia akan meletakkannya di area sarang, yang menandakan bahwa ia menerima jantan tersebut sebagai pasangannya untuk musim berkembang biak. Nah, di sini kita akan membahas lebih dalam fakta di balik perilaku manis ini.

Hadiah Cinta di Tengah Es

Memberi batu kecil mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi penguin ini adalah bagian penting dari proses pendekatan. Penguin jantan biasanya membawa batu itu di paruhnya, kemudian mendekati betina dengan hati-hati sambil menunggu reaksinya. Jika betina tertarik, ia akan mengambil batu tersebut dan menaruhnya di sarang.

Ritual ini mirip dengan cincin pertunangan pada manusia. Batu kecil itu menjadi simbol awal terbentuknya pasangan. Ritual ini paling sering terjadi di habitat yang dipenuhi kerikil karena batu-batu kecil tersebut sangat dibutuhkan untuk membangun sarang.

Bagian dari Ritual Pendekatan

Pertukaran batu hanyalah satu bagian dari ritual pendekatan penguin yang lebih besar. Selain memberi batu, penguin juga melakukan berbagai gerakan, seperti menundukkan kepala, mengeluarkan suara panggilan, hingga gerakan leher yang sering disebut “trumpeting.”

Pada penguin gentoo, pemberian batu biasanya menjadi salah satu tanda pertama bahwa sepasang penguin mulai membentuk ikatan untuk musim berkembang biak. Bahkan, penguin jantan sering menghabiskan waktu cukup lama untuk mencari batu yang paling bagus. Batu yang terlihat sederhana bagi manusia bisa menjadi hadiah spesial bagi penguin betina.

Betina biasanya tidak langsung menerima batu tersebut. Ia bisa saja memeriksanya terlebih dahulu atau bahkan mengabaikan jantan untuk sementara. Jika tertarik, barulah batu itu ditambahkan ke sarang. Namun jika tidak, jantan bisa saja diabaikan atau diusir.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Batu sebagai Bahan Sarang



Selain bernilai romantis, batu kerikil sebenarnya memiliki fungsi yang sangat penting. Pada spesies seperti gentoo dan adelie, sarang dibuat dari tumpukan batu kecil yang disusun membentuk lingkaran.

Sarang dari batu ini membantu mengangkat telur agar tidak langsung menyentuh es atau salju. Dengan begitu, telur menjadi lebih terlindungi dari air lelehan es serta suhu dingin ekstrem. Sarang berbatu juga membantu menjaga drainase sehingga telur tidak mudah tergenang air.

Dalam satu musim berkembang biak, pasangan penguin bisa mengumpulkan ratusan batu untuk memperkuat sarangnya. Baik jantan maupun betina biasanya terus menambahkan batu sepanjang masa pengeraman hingga anak penguin mulai tumbuh.

Persaingan dan “Pencurian” Batu

Karena batu kerikil berkualitas tidak selalu mudah ditemukan, penguin sering harus bersaing untuk mendapatkannya. Bahkan, tidak jarang terjadi pencurian batu di antara tetangga sarang.

Beberapa penguin diam-diam mengambil batu dari sarang pasangan lain ketika pemiliknya sedang pergi mencari makan. Karena itu, banyak pasangan penguin bergantian menjaga sarang agar batu mereka tidak dicuri.

Penguin jantan yang mampu membawa banyak batu bagus biasanya terlihat lebih menarik bagi betina. Perilaku ini menunjukkan bahwa jantan tersebut rajin, telaten, dan mampu membantu membangun sarang yang aman untuk telur mereka.

Simbol Ikatan dan Kelangsungan Hidup

Banyak spesies penguin dikenal memiliki hubungan monogami setidaknya selama satu musim berkembang biak. Bahkan, beberapa pasangan dapat kembali bertemu di lokasi yang sama pada musim berikutnya.

Setelah ikatan pasangan terbentuk, ritual pemberian batu biasanya tidak sesering di awal. Namun, kadang perilaku ini tetap muncul sebagai semacam pengingat atau penguat hubungan di antara mereka.

Di lingkungan ekstrem, seperti wilayah Antarktika dan sub-Antarktika, setiap strategi bertahan hidup sangatlah penting. Sarang batu yang dibangun melalui pertukaran kerikil membantu melindungi telur dan anak penguin dari dingin, angin, serta air lelehan es.

Pada akhirnya, tradisi penguin yang saling memberi batu bukan sekadar gestur romantis. Ritual ini adalah perpaduan antara cinta, kerja sama, dan strategi bertahan hidup—sebuah contoh menarik bagaimana hewan beradaptasi dengan cerdas di lingkungan yang keras.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

sains

Hutan Kayu Lara Luwu: Laboratorium Alam dengan 100 Peneliti Tahunan

14 Mei 2026 - 15:47
Aktivitas Merapi Pagi Ini: BPPTKG Catat 1 Guguran Lava
sains

Aktivitas Merapi Pagi Ini: BPPTKG Catat 1 Guguran Lava

12 Mei 2026 - 21:42
5 fakta menarik ikan lionfish, pemburu malam beracun
sains

5 fakta menarik ikan lionfish, pemburu malam beracun

8 Mei 2026 - 23:27
Soal Ujian Kimia Kelas 11 Semester 2 + Kunci Jawaban
sains

Soal Ujian Kimia Kelas 11 Semester 2 + Kunci Jawaban

7 Mei 2026 - 17:10
Mengenal Etna, Gunung Berapi Paling Unik di Dunia
sains

Mengenal Etna, Gunung Berapi Paling Unik di Dunia

6 Mei 2026 - 21:50
4 Hewan Pintar yang Mengenali Wajah Manusia
sains

4 Hewan Pintar yang Mengenali Wajah Manusia

6 Mei 2026 - 07:34
Next Post
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hanya Wilayah Ini yang Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hanya Wilayah Ini yang Berawan

5 Fakta Menarik Hattusa, Kota Kuno dengan Peradaban Hebat Zaman Perunggu

5 Fakta Menarik Hattusa, Kota Kuno dengan Peradaban Hebat Zaman Perunggu

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com