Presiden Beri Penghargaan Kepada 2 Satuan Kerja dan 10 Polda dalam Perayaan Hari Bhayangkara ke-80
Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan khusus kepada dua satuan kerja (satker) Polri serta sepuluh Kepolisian Daerah (Polda) dalam rangka puncak perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Penghargaan yang diberikan bernama Samkaryanugara Nugraha Sakanti, yaitu tanda kehormatan yang diberikan kepada satuan Polri yang dianggap berjasa dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Dalam acara tersebut, dua satker yang mendapatkan penghargaan adalah Divisi Hukum (Divkum) Polri dan Pusat Keuangan (Puskeu) Polri. Selain itu, sepuluh Polda juga menerima penghargaan ini, antara lain:
- Polda Metro Jaya
- Polda Banten
- Polda Jawa Tengah
- Polda Jawa Timur
- Polda Jawa Barat
- Polda Sumatera Utara
- Polda Riau
- Polda Lampung
- Polda Kalimantan Tengah
- Polda NTB
Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 digelar di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/7/2026). Dalam sambutannya, sekretaris militer presiden menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa-jasa satuan Polri yang telah berkontribusi besar dalam melayani masyarakat.
Selain pemberian tanda kehormatan, acara puncak perayaan juga diisi oleh berbagai kegiatan seperti parade, peragaan, defile, dan syukuran. Di samping itu, juga disajikan pameran alat utama (alut) dan alat khusus (alsus) yang merupakan produk dalam negeri. Selain itu, Polri juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian mereka.
Menurut informasi yang diperoleh, upacara Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 melibatkan sekitar 9.000 peserta, termasuk personel Polri, TNI, dan komponen masyarakat. Acara ini tidak hanya menjadi momen untuk memperingati sejarah Polri, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat hubungan antara polisi dengan masyarakat.
Sebagai rangkaian kegiatan, Polri telah menggelar berbagai acara sejak Mei 2026. Antara lain, Bhakti Bhayangkara, anjangsana, dzikir dan doa bersama lintas agama, perlombaan, pekan olahraga, hingga pagelaran wayang. Semua kegiatan ini bertujuan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian dan layanan terbaik dari Polri kepada masyarakat.
Kata Isir, seluruh rangkaian kegiatan dan sebelum puncak upacara dilakukan agar Polri dapat lebih dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, Polri tetap menjunjung prinsip “Polri untuk Rakyat” dalam menjalankan tugasnya.










Discussion about this post