klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Politik

Haryono Soroti Proses Lapas Pasca-Napi Pembunuhan Anton Coba Kabur

Redaksi by Redaksi
30 Mei 2026 - 21:03
Reading Time: 2 mins read
0
Haryono Soroti Proses Lapas Pasca-Napi Pembunuhan Anton Coba Kabur

Upaya Melarikan Diri yang Memicu Kekhawatiran di Lapas Palangka Raya

Pada hari Sabtu (23/5/2026), seorang narapidana dengan kasus polisi menembak warga di Katingan, Anton Kurniawan, mencoba melarikan diri dari Lapas Kelas II A Palangka Raya. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan Haryono, narapidana lainnya yang terlibat dalam kasus yang sama.

Haryono sendiri dihukum penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya setelah dinyatakan bersalah atas tindakan membantu Anton menyembunyikan mayat korban serta menghilangkan alat bukti. Meskipun dalam tekanan, ia tetap dinyatakan bersalah dalam persidangan.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Genta Keadilan, Parlin B Hutabarat, menilai upaya melarikan diri yang dilakukan Anton sangat berbahaya bagi Haryono dan keluarganya. Parlin, yang sebelumnya menjadi pendamping hukum Haryono, menegaskan bahwa kasus percobaan melarikan diri ini harus disikapi secara serius.

“Sangat berbahaya, dan ini harus disikapi serius karena telah terjadi suatu kelemahan dan kelalaian terkait dengan prosedur lapas,” ujar Parlin pada Senin (25/5/2026).

Parlin menekankan bahwa kejadian ini harus menjadi pelajaran penting bagi Kalapas dan jajarannya. Ia menilai tidak boleh sekadar dianggap remeh hanya karena gagal melarikan diri.

Dugaan Penyelundupan Pistol

Selain itu, Parlin juga menyoroti dugaan penyelundupan pistol oleh istri narapidana Anton. Menurutnya, jika benar, hal tersebut sangat berbahaya, tidak hanya bagi sipir yang menjaga, tapi juga bagi narapidana lainnya.

“Dan yang terlibat penyelundupan senpi, kalau memang terbukti, maka harus di proses hukum,” ucap Parlin.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Ia menegaskan bahwa prosedur pengamanan narapidana harus ketat dan tidak boleh lengah atau lalai. “Ini harus diusut tuntas,” jelasnya.

Riwayat Kasus yang Mengkhawatirkan

Terlebih lagi, lanjut Parlin, sudah jelas dan diketahui oleh para sipir di lapas bahwa Anton memiliki riwayat kasus pencurian dengan pemberatan yang menewaskan orang lain. Selain itu, napi tersebut sebelumnya punya riwayat penggunaan senjata api yang telah menghilangkan nyawa orang lain.

Dari informasi yang diperoleh, kejadian ini menunjukkan adanya celah dalam sistem pengawasan di lapas. Hal ini memicu pertanyaan tentang bagaimana seorang narapidana bisa melakukan upaya melarikan diri, apalagi jika memiliki riwayat kejahatan yang sangat berbahaya.

Tindakan yang Harus Dilakukan

Menurut Parlin, langkah-langkah yang harus diambil adalah:

  • Meningkatkan pengawasan di seluruh area lapas, terutama untuk narapidana dengan riwayat kejahatan berat.
  • Melakukan investigasi mendalam terhadap dugaan penyelundupan senjata api dan prosedur pengamanan yang tidak memadai.
  • Mempertanggungjawabkan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kecelakaan ini, baik itu petugas maupun pihak luar yang membantu.

Parlin juga menyarankan agar lembaga pemasyarakatan lebih waspada terhadap kemungkinan adanya keterlibatan pihak luar dalam upaya melarikan diri. Hal ini diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kesimpulan

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi sistem pemasyarakatan di Indonesia. Diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur dan pengawasan di lapas, terutama untuk narapidana dengan risiko tinggi. Langkah-langkah proaktif diperlukan untuk memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat, termasuk para sipir dan narapidana lainnya.


ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Analis: Pergeseran Listyo Sigit dan Pratikno untuk Mengecilkan Pengaruh Poros Solo
Politik

Analis: Pergeseran Listyo Sigit dan Pratikno untuk Mengecilkan Pengaruh Poros Solo

4 Oktober 2026 - 04:55
MK Telusuri Dokumen Pendidikan Gibran, Kemendikdasmen Sebut Hanya Ada Sertifikat Kehadiran dari UTS Insearch
Politik

MK Telusuri Dokumen Pendidikan Gibran, Kemendikdasmen Sebut Hanya Ada Sertifikat Kehadiran dari UTS Insearch

4 Oktober 2026 - 02:55
Penempatan Listyo Sigit di KSP Dinilai Tunjukkan Prabowo Pakai Ukuran Pragmatis
Politik

Penempatan Listyo Sigit di KSP Dinilai Tunjukkan Prabowo Pakai Ukuran Pragmatis

3 Oktober 2026 - 00:55
Prabowo Lantik Pimpinan Wantimpres dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Rocky Gerung Hadir di Istana
Politik

Prabowo Lantik Pimpinan Wantimpres dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Rocky Gerung Hadir di Istana

2 Oktober 2026 - 20:55
MK Tolak Permintaan Hadirkan Gibran di Sidang Sengketa Pemilu Denny Indrayana
Politik

MK Tolak Permintaan Hadirkan Gibran di Sidang Sengketa Pemilu Denny Indrayana

2 Oktober 2026 - 04:55
Listyo Sigit Tanggapi Isu Pergantian Jabatan, Sebut KSP sebagai Tugas Kehormatan
Politik

Listyo Sigit Tanggapi Isu Pergantian Jabatan, Sebut KSP sebagai Tugas Kehormatan

2 Oktober 2026 - 02:55
Next Post
Everton, West Ham, dan Palace Berebut Manfaatkan Situasi untuk Rekrut Bek Southampton

Everton, West Ham, dan Palace Berebut Manfaatkan Situasi untuk Rekrut Bek Southampton

SPMB Sekolah Maung Jabar Dimulai, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras

SPMB Sekolah Maung Jabar Dimulai, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com