Bek Manchester United, Lisandro Martinez, akhirnya meminta maaf setelah komentarnya yang mengkritik manajemen klub memicu polemik usai kekalahan dari Atletico Madrid di Liga Champions. Permintaan maaf itu muncul setelah Martinez berbicara dengan pelatih Michael Carrick dan sejumlah pejabat senior MU pada Kamis, 15 Oktober, dua hari setelah timnya kalah 0-2.
Dalam pernyataan yang ia unggah lewat Instagram Story, pemain asal Argentina itu mengakui bahwa emosi telah memengaruhi ucapan yang ia lontarkan seusai laga. Ia menyebut dirinya dikenal bermain dengan semangat tinggi, tetapi menilai frustrasi akibat hasil buruk membuatnya berbicara pada momen yang tidak tepat. “Untuk itu, saya ingin meminta maaf,” kata Martinez.
Pernyataan tersebut menjadi respons pertama Martinez setelah wawancara pascapertandingan yang menimbulkan perdebatan di internal klub. Dalam kesempatan itu, ia menyinggung perlunya Manchester United memperkuat tim dengan belanja pemain yang lebih besar agar mampu bersaing di level tertinggi Eropa. Secara khusus, ia juga mengarah pada Direktur Sepak Bola Manchester United, Jason Wilcox.
Martinez kemudian menegaskan bahwa ucapannya tidak sejalan dengan semangat kebersamaan yang dibutuhkan skuad. Ia menekankan bahwa seluruh orang di klub memiliki tujuan yang sama, yakni membawa MU kembali meraih sukses seperti yang diharapkan para pendukung. “Saya tahu setiap orang di Manchester United melakukan segala yang mereka bisa untuk mencapai ambisi bersama, yakni menghadirkan kesuksesan yang layak didapatkan klub ini dan para pendukungnya,” ujarnya.
Menurut laporan ESPN, Manchester United tetap akan menjatuhkan sanksi denda kepada Martinez. Sumber di dalam klub menyebut langkah permintaan maaf terbuka itu datang atas inisiatif sang pemain sendiri. Dari sudut pandang internal, persoalan dinilai sudah selesai setelah Martinez menyampaikan penyesalan secara langsung dan melalui pernyataan publik.
Martinez juga menutup polemik tersebut dengan menegaskan fokusnya kini kembali ke lapangan. Ia ingin tim segera bergerak ke pertandingan berikutnya dan meninggalkan kontroversi yang sempat mengiringi hasil buruk di kompetisi Eropa itu. Manchester United sendiri sedang berada dalam periode sulit pada awal musim ini, dengan hanya mengumpulkan hasil yang membuat mereka tertahan di peringkat ke-13 klasemen Liga Inggris setelah enam pertandingan.
Berikutnya, Setan Merah akan melawat ke markas Leeds United yang saat ini berada di posisi ketujuh pada Minggu. Laga itu menjadi peluang bagi tim asuhan Manchester United untuk memperbaiki posisi sekaligus meredakan tekanan setelah rentetan hasil yang belum konsisten.








Discussion about this post