PSSI masih menahan keputusan soal agenda FIFA Matchday Timnas Indonesia pada November mendatang yang semula direncanakan berlangsung di Timur Tengah. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan, pertimbangan utama saat ini bukan soal teknis pertandingan, melainkan situasi keamanan di kawasan tersebut yang tengah dilanda gejolak.
Erick mengatakan federasi akan memantau perkembangan dalam satu hingga dua hari ke depan sebelum mengambil langkah lanjutan. Menurut dia, keselamatan pelatih dan para pemain menjadi prioritas utama sehingga PSSI tidak ingin memaksakan jadwal jika kondisi di lokasi lawan belum memungkinkan.
“Kondisi di Timur Tengah saat ini cukup memprihatinkan, terutama dari sisi keamanan. Untuk itu keselamatan pelatih dan pemain kami menjadi prioritas,” ujar Erick. Ia juga menyebut PSSI akan segera menghubungi negara-negara yang sebelumnya telah menyatakan kesediaan menjadi lawan tanding untuk memastikan situasi di sana.
Rencana pertandingan ini sebenarnya sudah masuk tahap persiapan, tetapi waktu yang tersedia sangat sempit. PSSI hanya punya sekitar satu bulan untuk menuntaskan semua kebutuhan sebelum laga digelar. Jika negara tuan rumah tidak dapat menjamin keamanan, PSSI membuka kemungkinan mencari lawan lain di tempat berbeda.
“Kalau mereka sendiri merasa tidak bisa menjamin keamanan, tentu kami harus mempertimbangkan kembali rencana tersebut,” kata Erick. Ia menambahkan, federasi akan menunggu kepastian dalam waktu dekat dan siap mengubah skema bila situasi tidak mendukung.
Dalam agenda yang dibahas, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani laga tandang FIFA Matchday dengan Yordania dan Suriah sebagai calon lawan. Namun, dinamika keamanan di Timur Tengah membuat rencana itu ikut dievaluasi ulang. Kondisi serupa juga disebut membuat sejumlah negara lain, termasuk Korea dan Australia, berhitung ulang sebelum menggelar uji coba di kawasan yang sama.
Jika akhirnya tetap terlaksana, laga di Yordania akan menjadi pertandingan tandang pertama Timnas Indonesia sejak Juni 2019, saat skuad Garuda juga tampil melawan tim tersebut. Uji coba ini dipandang penting sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia 2027 yang rencananya digelar di Arab Saudi.









Discussion about this post