Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan nasib perpanjangan kontrak MotoGP Indonesia belum diputuskan. Menurut dia, kelanjutan kerja sama ajang balap dunia itu masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan Erick di tengah pembahasan masa depan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang selama ini menjadi tuan rumah balapan sejak 2022.
Dalam keterangan resmi Kemenpora yang dikutip Senin (12/10), Erick menegaskan bahwa keputusan akhir bukan berada di level kementerian. Ia menyebut pemerintah akan menunggu putusan kepala negara sebelum menyampaikan langkah lanjutan. “Soal perpanjangan kontrak nanti kami tunggu putusan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), ya. Mudah-mudahan nanti biar beliau yang menyampaikan,” ujarnya.
Indonesia sendiri sudah lima musim beruntun menggelar MotoGP sejak debutnya pada 2022. Kerja sama yang berlaku saat ini mendekati masa habis, sementara opsi untuk memperpanjang penyelenggaraan hingga lima musim berikutnya, atau sampai 2031, masih belum menghasilkan kesepakatan resmi. Dengan kata lain, keberlanjutan ajang ini masih berada dalam tahap pembahasan.
Meski belum ada kepastian administrasi, Erick menyatakan dukungannya terhadap keberadaan MotoGP di Indonesia. Ia menilai event tersebut punya nilai strategis dan layak dipertahankan. “Ya, kami pasti dukung, karena ini event yang bagus,” kata Erick. Dukungan itu, menurut dia, sejalan dengan dampak ekonomi yang selama ini dirasakan masyarakat sekitar lokasi balapan.
Erick menyoroti manfaat MotoGP bagi perekonomian warga Lombok, khususnya di kawasan Mandalika. Kehadiran penonton dari dalam dan luar negeri saat gelaran berlangsung disebut ikut menggerakkan sektor pariwisata, akomodasi, hingga usaha kecil di sekitar sirkuit. Efek berantai dari penyelenggaraan balapan kelas dunia itu dinilai memberi ruang bagi aktivitas ekonomi lokal.
Sementara itu, MotoGP Indonesia 2026 baru saja rampung digelar di Sirkuit Mandalika pada Minggu (11/10). Pada seri tersebut, Aprilia tampil dominan lewat kemenangan Marco Bezzecchi, disusul Raul Fernandez di posisi kedua dan Jorge Martin di urutan ketiga. Di kalender resmi MotoGP 2027, Indonesia juga sudah tercantum sebagai salah satu tuan rumah, dengan balapan dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Oktober 2027 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Namun, untuk kontrak jangka panjang setelah 2027, pemerintah belum mengumumkan keputusan resmi.










Discussion about this post