Lothar Matthaus menilai keluarnya Cristiano Ronaldo dari pemusatan latihan timnas Portugal tidak sesederhana persoalan dengan pelatih Jorge Jesus. Mantan gelandang timnas Jerman itu bahkan menduga ada masalah yang lebih dalam, termasuk dinamika di ruang ganti, setelah Ronaldo meninggalkan skuad sebelum laga tandang melawan Denmark di Kopenhagen. Keputusan itu kemudian membawanya terbang dengan pesawat pribadi ke Madrid, lalu pada Minggu kemarin menuju Riyadh untuk kembali bergabung dengan Al Nassr.
Pandangan Matthaus muncul setelah Jorge Jesus membuka peluang rekonsiliasi usai Portugal menang 2-1 atas Norwegia. Sang pelatih menyebut Ronaldo masih layak dipanggil untuk skuad berikutnya, selama sang penyerang masih aktif bersama Al Nassr dan memang ingin kembali membela negaranya. Jesus menegaskan, kesepakatan hanya bisa tercapai jika kedua pihak duduk bersama dan saling memahami, sembari mengingatkan bahwa keputusan akhir tidak bergantung pada dirinya seorang.
Namun, Matthaus tidak melihat situasi itu akan berakhir dengan kembalinya Ronaldo ke tim nasional. Dalam komentar yang dikutip surat kabar A Bola, ia menyampaikan apresiasi besar atas perjalanan karier kapten Portugal tersebut. “Ia memiliki karier yang luar biasa, saya mengucapkan selamat kepadanya dengan sepenuh hati,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Ronaldo telah memberi banyak hal bagi sepak bola dan pantas mendapat penghormatan yang lebih baik saat meninggalkan timnas.
Legenda Bayern Munich itu menilai cara Ronaldo berpisah dari Portugal tidak mencerminkan besarnya kontribusi sang pemain. Menurutnya, sosok berusia 39 tahun itu seharusnya mendapat perpisahan yang lebih layak, bukan situasi yang memunculkan tanda tanya dan perdebatan publik. Matthaus menekankan bahwa penghargaan terhadap status Ronaldo sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah semestinya tercermin pula dalam cara tim nasional menanganinya.
Di sisi lain, Matthaus juga meragukan bahwa inti persoalan hanya berkaitan dengan keputusan teknis pelatih untuk menempatkan Ronaldo di bangku cadangan. Ia mengisyaratkan ada jarak yang lebih luas antara Ronaldo dan sebagian rekan setimnya. Karena itu, ia berharap jika memang ada jalan keluar, pertemuan langsung antara pihak-pihak terkait bisa membantu menjernihkan keadaan dan memulihkan hubungan yang retak.
Ronaldo sendiri belum menunjukkan tanda-tanda pasti akan kembali membela Portugal dalam waktu dekat. Setelah meninggalkan pemusatan latihan lebih awal, fokusnya kini kembali tertuju ke klubnya di Arab Saudi. Sementara itu, pernyataan Matthaus menambah lapisan baru dalam perdebatan yang sudah memanas: apakah ini hanya soal pelatih, atau ada persoalan internal yang lebih sulit diselesaikan.








Discussion about this post