Indonesia menambah koleksi emas di Asian Games 2026 lewat penampilan Nurisa Dian Ashrifah pada nomor individual compound putri. Bertanding di Okazaki Central Park Multipurpose, Aichi, Jepang, pada Kamis (1/10/2026), Nurisa menaklukkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor 139-137 dan memastikan emas kelima bagi kontingen Indonesia.
Kemenangan itu sekaligus mencatat sejarah baru bagi panahan Indonesia. Nurisa menjadi atlet panahan Indonesia pertama yang mampu merebut medali emas di ajang Asian Games, setelah tampil konsisten dalam duel yang berjalan ketat sejak awal hingga akhir. Hasil ini juga menegaskan keberhasilan tim panahan Indonesia menembus pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya di pesta olahraga Asia tersebut.
Nurisa langsung menunjukkan ketenangan pada tembakan pembuka dengan meraih nilai 10. Setelah tiga kali lepasan, kedua atlet masih berimbang karena sama-sama mengumpulkan 28 poin pada sesi pertama. Situasi tersebut memperlihatkan duel yang sangat rapat dan belum memberi ruang bagi salah satu pemanah untuk menjauh.
Tekanan pertandingan meningkat pada sesi kedua ketika angin disebut cukup kencang dan ikut memengaruhi arah panah. Dalam kondisi itu, Nurisa justru mampu beradaptasi lebih baik. Dari enam anak panah yang dilepaskan, ia berbalik memimpin dengan skor 55-54 dan mengambil keuntungan tipis atas lawannya.
Keunggulan satu poin itu terus terjaga pada sesi ketiga. Setelah sembilan anak panah, Nurisa masih berada di depan dengan skor 84-83. Meski selisihnya tipis, performa tersebut menunjukkan bahwa pemanah Indonesia itu mampu menjaga ritme dan tidak kehilangan fokus di tengah tekanan pertandingan final.
Persaingan kembali memanas pada sesi keempat ketika satu tembakan Nurisa hanya bernilai 8. Akibatnya, kedudukan kembali imbang 110-110 dan penentuan medali emas harus dibawa ke sesi terakhir. Pada fase paling menentukan itu, Nurisa tampil sangat efektif dengan dua tembakan beruntun bernilai 10, sebelum akhirnya memastikan kemenangan dan menutup laga dengan skor akhir 139-137. Di partai final lainnya, sesama wakil Korea Selatan, Kang Yeon-soo, mengalahkan Park Jung-yoon 145-143 untuk merebut emas, sementara Amaya Amparo Cojuangco harus puas dengan perak.
Sumber: www.bolasport.com










Discussion about this post