Dua wakil Indonesia di nomor speed putra, Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahrial, membuka kiprah mereka di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan hasil kuat. Keduanya sama-sama lolos dari babak kualifikasi menuju perempat final setelah tampil di Portmesse Nagoya Exibition Hall 1, Nagoya, Jepang, Rabu (30/9/2026). Sorotan utama datang dari Aditya yang mencatat waktu 4,62 detik dan sekaligus mengukir rekor Asian Games pada fase kualifikasi.
Aditya, yang baru menjalani debut di ajang ini, langsung menunjukkan kapasitasnya sebagai penantang serius. Atlet asal Purbalingga, Jawa Tengah, itu menjadi yang tercepat di kualifikasi dan memperbarui catatan terbaik Asian Games. Hasil tersebut menempatkannya di posisi teratas daftar waktu, sekaligus memberi sinyal bahwa Indonesia punya peluang besar di nomor speed putra.
Di sisi lain, Veddriq juga memastikan langkah ke babak berikutnya meski tidak menutup kualifikasi sebagai yang tercepat. Peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu menempati urutan kelima dengan waktu 4,78 detik, terpaut 0,16 detik dari Aditya. Meski begitu, performa keduanya tetap menjadi modal penting bagi tim Indonesia untuk bersaing merebut medali emas.
Veddriq mengaku penampilannya belum sepenuhnya lepas karena persiapan menuju lomba berlangsung sangat singkat. Ia menilai kondisi perlombaan juga berjalan lebih cepat dari perkiraannya. “Alhamdulillah bisa menampilkan yang terbaik maksimal tadi,” kata Veddriq, seperti dilansir BolaSport.com dari ANTARA. Ia menambahkan, “Memang cukup puas, hanya saja tadi agak sedikit kewalahan karena waktu persiapan saya terlalu mepet dengan babak kualifikasi.”
Menurut Veddriq, ritme pertandingan kali ini berbeda dari yang dibayangkan. Ia menyebut jumlah peserta tidak terlalu padat, tetapi alur perlombaan tetap menuntut reaksi cepat. “Ternyata pas perputaran agak lebih cepat, pesertanya enggak terlalu ramai, tetapi bisa teratasi, alhamdulillah,” ujarnya. Dalam pandangannya, adaptasi terhadap situasi lintasan menjadi kunci agar performa tetap stabil hingga fase gugur.
Meski menghadapi tantangan, Veddriq tetap memberi apresiasi atas pencapaian Aditya yang langsung mencuri perhatian pada debutnya. Ia juga menegaskan optimisme terhadap peluang Indonesia di nomor ini, apalagi selisih waktu antarpeserta sangat rapat. “Insyaallah optimis lah buat Tim Indonesia, apalagi Adit juga memuncaki klasemen kualifikasi dan masuk ke babak berikutnya,” kata Veddriq. Ia menambahkan bahwa pada level ini posisi bagan tidak terlalu menentukan karena perbedaan waktu bisa sangat tipis, bahkan hanya 0,02 detik.
Format perlombaan di Asian Games 2026 juga memberi warna tersendiri, karena setiap sesi diikuti empat atlet, bukan duel dua lawan dua seperti pada format yang lebih sederhana. Veddriq dan Aditya kini tinggal menjaga konsistensi untuk menembus dua besar di tiap sesi hingga tersaring empat pemanjat terbaik menuju final. Babak perempat final speed putra dijadwalkan berlangsung Kamis (1/10/2026) mulai pukul 18.00 WIB.
Sumber: www.bolasport.com










Discussion about this post