klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Olahraga

Manchester City Terancam Hukuman Berat Usai Putusan Panel Premier League

by
30 September 2026 - 22:47
Reading Time: 2 mins read
0
Manchester City Terancam Hukuman Berat Usai Putusan Panel Premier League

Manchester City tengah menghadapi fase paling genting dalam sejarah modern klub setelah panel independen Premier League dilaporkan menyatakan mereka bersalah atas hampir seluruh dari 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan. Jika putusan itu bertahan dalam proses hukum, klub asal Etihad bisa menerima hukuman mulai dari denda besar, pengurangan poin, suspensi, sampai kemungkinan dikeluarkan dari kompetisi. Kasus ini bukan hanya menyangkut nasib City, tetapi juga kredibilitas Premier League, masa depan Pep Guardiola, dan status trofi yang diraih klub dalam satu dekade terakhir.

Menurut laporan Reuters, sanksi yang mungkin dijatuhkan tidak terbatas pada denda. Regulasi liga memberi ruang bagi panel untuk menentukan hukuman lain yang dinilai sesuai, sehingga opsi yang terbuka jauh lebih luas. Karena tuduhan itu mencakup periode panjang, yakni sembilan musim dari 2009 hingga 2018, ancaman yang paling nyata adalah pengurangan poin dalam skala besar. Dalam perhitungan kasar, hukuman semacam itu dapat langsung mengubah Manchester City dari penantang gelar menjadi tim yang harus memikirkan keselamatan dari degradasi.

Pakar keuangan sepak bola Kieran Maguire menilai preseden yang ada bisa menjadi acuan. Ia merujuk pada kasus Everton dan Nottingham Forest, yang masing-masing terkena pengurangan enam dan empat poin untuk pelanggaran dalam rentang waktu lebih pendek. Maguire mengatakan, “Jika kita melihat preseden yang ada, terdapat kasus Everton dan Nottingham Forest yang masing-masing dikenai pengurangan enam dan empat poin akibat satu pelanggaran yang mencakup periode tiga tahun.” Ia lalu menambahkan, “Menurut saya, Anda perlu menambahkan angka nol pada angka yang kita lihat terkait kasus Forest dan Everton; jadi, pengurangan poin di kisaran 40 hingga 60 poin akan sangat masuk akal dan konsisten dengan keputusan-keputusan sebelumnya.”

Jika skenario itu benar-benar terjadi, posisi City bisa terguncang hebat. Musim sebelumnya mereka finis di urutan kedua dengan 78 poin, sehingga potongan 40 poin saja akan membuat mereka melorot hingga area papan bawah klasemen. Namun, degradasi otomatis tidak semudah itu terjadi hanya lewat pengurangan poin, karena Premier League dan Championship berada dalam struktur yang berbeda. Yang lebih ekstrem adalah kemungkinan Premier League mengeluarkan City, lalu English Football League menentukan apakah klub itu masuk kembali ke piramida sepak bola Inggris dan ditempatkan di level mana.

Proses menuju kepastian tampaknya masih panjang. Reuters menyebut investigasi terhadap perkara ini sudah berjalan empat tahun sebelum dakwaan diumumkan pada Februari 2023. Karena City hampir pasti akan mengajukan banding, ketidakpastian bisa bertahan lama, bahkan melewati berakhirnya musim. Seorang sumber sepak bola yang mengetahui proses tersebut mengatakan secara anonim bahwa perkara ini diperkirakan akan “berlarut-larut”. Saat ini City berada dalam situasi menggantung, meski mereka sedang memimpin klasemen setelah meraih lima kemenangan beruntun.

Dampaknya juga menyentuh sejarah gelar klub. Dalam periode 2009 hingga 2018, Manchester City meraih tiga trofi Premier League dan tiga FA Cup, termasuk gelar yang diraih dengan menyalip Manchester United dan Liverpool. Pertanyaan kemudian muncul apakah trofi-trofi itu ikut dipersoalkan. Kasus Juventus dalam skandal Calciopoli sering dijadikan pembanding ekstrem, ketika klub Italia itu kehilangan dua gelar Serie A dan turun ke Serie B. Meski begitu, pencabutan gelar City belum tentu menjadi konsekuensi otomatis.

James Hill, direktur hukum Onside Law yang fokus pada regulasi olahraga, mengatakan kepada The Athletic, “Saya memperkirakan bahwa jika ada pengurangan poin, hal itu akan diberlakukan untuk ke depannya.” Ia juga menilai panel umumnya tidak menyukai penentuan gelar lewat proses pengadilan. Di tengah semua itu, posisi Guardiola ikut berada di bawah sorotan. Sebelumnya ia menegaskan kepercayaannya kepada klub dengan berkata, “Saya memercayai mereka.” Kini, setelah putusan bersalah dilaporkan muncul, tekanan terhadap City dan seluruh ekosistem di sekitarnya justru semakin besar.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Sumber: www.jawapos.com

ShareTweetSend

Related Posts

Perpani Fokus Bentuk Duet Compound untuk Bidik Tiket Olimpiade Los Angeles 2028
Olahraga

Perpani Fokus Bentuk Duet Compound untuk Bidik Tiket Olimpiade Los Angeles 2028

1 Oktober 2026 - 18:55
Nurisa Dian Ashrifah Persembahkan Emas Bersejarah Panahan Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga

Nurisa Dian Ashrifah Persembahkan Emas Bersejarah Panahan Indonesia di Asian Games 2026

1 Oktober 2026 - 12:55
Indonesia Lampaui Target Empat Emas di Asian Games 2026, Erick Thohir Minta Atlet Tetap Fokus
Olahraga

Indonesia Lampaui Target Empat Emas di Asian Games 2026, Erick Thohir Minta Atlet Tetap Fokus

1 Oktober 2026 - 10:17
Timnas Indonesia Dinilai Tak Seimbang di Lini Belakang, Bek Kanan Hanya Kevin Diks
Olahraga

Timnas Indonesia Dinilai Tak Seimbang di Lini Belakang, Bek Kanan Hanya Kevin Diks

1 Oktober 2026 - 08:47
Timnas Indonesia Hadapi Bangladesh, Herdman Soroti Semangat dan Peluang ke Final
Olahraga

Timnas Indonesia Hadapi Bangladesh, Herdman Soroti Semangat dan Peluang ke Final

1 Oktober 2026 - 07:19
Portugal Kalahkan Norwegia, Sikap Ronaldo Usai Laga Jadi Sorotan
Olahraga

Portugal Kalahkan Norwegia, Sikap Ronaldo Usai Laga Jadi Sorotan

1 Oktober 2026 - 06:48
Next Post
Barbara Palvin Sambut Anak Pertama, Ini Jejak Karier dan Perjalanannya di Dunia Mode

Barbara Palvin Sambut Anak Pertama, Ini Jejak Karier dan Perjalanannya di Dunia Mode

Denny Indrayana Desak MK Tinjau Ulang Status Pencalonan Gibran karena Syarat Pendidikan

Denny Indrayana Desak MK Tinjau Ulang Status Pencalonan Gibran karena Syarat Pendidikan

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com