Kesibukan membuat Ria Ricis belakangan lebih sering berjauhan dengan putrinya, Moana. YouTuber berusia 31 tahun itu mengungkapkan bahwa ia sempat tidak bertemu anaknya selama sekitar lima hari, dan momen kebersamaan mereka kini kerap hanya terjadi pada malam hari sebelum tidur. Cerita itu disampaikan Ricis saat ditemui di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2026).
Ricis menjelaskan, jadwal dirinya dan Moana sama-sama padat sehingga waktu bertemu menjadi terbatas. Saat pagi hingga siang, keduanya bisa berada di aktivitas masing-masing. Karena itu, pertemuan yang paling memungkinkan biasanya terjadi ketika hari sudah menjelang malam. Dalam rutinitas seperti ini, Ricis menyebut momen singkat menjelang tidur justru menjadi waktu paling berarti untuk berinteraksi dengan anaknya.
Di tengah jarak yang tercipta karena pekerjaan, Moana ternyata mulai bisa menyampaikan perasaannya dengan lebih jelas. Ricis mengatakan putrinya, yang kini berusia 4 tahun, sudah dapat mengungkapkan keinginan dan rasa rindunya. Salah satu ucapan Moana yang paling membekas di hati Ricis adalah permintaan agar sang ibu tidak bekerja. Bagi Ricis, kalimat itu menjadi tanda bahwa anaknya sudah memahami situasi di rumah, sekaligus merasakan kehadiran ibunya yang tak selalu bisa penuh setiap saat.
Ricis juga menceritakan bahwa Moana semakin peka terhadap tanda-tanda ketika dirinya hendak pergi bekerja. Bahkan, dari cara berpakaian saja, Moana sudah bisa menebak apakah sang ibu akan keluar rumah atau tetap di rumah. Jika Ricis tampil lebih rapi atau mengenakan kerudung, Moana langsung bertanya ke mana ibunya akan pergi. Menurut Ricis, anaknya kini mulai mengenali pola kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaan, termasuk pembuatan video dan berbagai agenda endorsement.
Untuk menghadapi situasi itu, Ricis biasanya memberi penjelasan terlebih dahulu sebelum berangkat. Ia mengatakan kepada Moana bahwa sang anak akan ditemani suster, asisten, dan ajudan sampai dirinya pulang. Cara tersebut, kata Ricis, membuat Moana lebih tenang karena sudah mengerti bahwa kepergian ibunya bukan berarti ditinggalkan begitu saja. Dengan komunikasi yang berulang, Ricis merasa putrinya perlahan belajar memahami ritme kerja orang tuanya.
Ricis juga membagikan percakapan ringan yang membuatnya tersenyum. Moana, kata dia, sudah mengerti bahwa ibunya bekerja untuk membiayai kebutuhan anaknya, bahkan sampai ke urusan mainan. Saat bertanya apakah nanti bisa membeli mainan dari uang hasil kerja sang ibu, Moana mendapat jawaban yang membuatnya senang. Bagi Ricis, obrolan sederhana itu menunjukkan bahwa putrinya mulai memahami makna kerja dan alasan mengapa dirinya harus sering keluar rumah.










Discussion about this post