Mantan vokalis ST12, Charly van Houten, menyorot perhatian publik setelah mengunggah pertemuannya dengan tiga perwira tinggi TNI-Polri pada 8 sampai 13 Oktober 2026. Tiga nama yang ia temui adalah Irjen Pol Hengki, Letjen TNI Iwan Setiawan, dan Irjen Pol Hendra Kurniawan. Mereka kini sama-sama menempati posisi penting di lingkungan kepolisian dan TNI Angkatan Darat, yakni Kapolda Jawa Barat, Pangkostrad, dan Kapolda Banten.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Charly memberi ucapan selamat sekaligus doa untuk para pejabat yang baru menerima penugasan. Momen pertama dibagikannya pada 8 Oktober 2026 saat bertemu Hengki. Setelah itu, ia menyusul mengunggah kebersamaan dengan Iwan Setiawan pada 9 Oktober 2026, lalu Hendra Kurniawan pada 13 Oktober 2026. Dari rangkaian unggahan itu, terlihat kedekatan personal Charly dengan para perwira tinggi tersebut, meski tidak dijelaskan apa tujuan pertemuan mereka.
Hengki saat ini memimpin Polda Jawa Barat setelah rotasi jabatan Polri pada awal Oktober 2026. Ia menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto yang mendapat penugasan baru. Sebelum ke Jawa Barat, Hengki menjabat Kapolda Banten sejak Agustus 2025, menggantikan Suyudi Ario Seto yang kemudian dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional. Lulusan Akpol 1995 itu dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang reserse, dengan rekam jejak antara lain pernah bertugas sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, dan Wakapolda Banten.
Nama berikutnya adalah Letjen TNI Iwan Setiawan, yang kini menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau Pangkostrad. Charly mengucapkan selamat atas promosi tersebut lewat unggahannya pada 9 Oktober 2026. Penunjukan Iwan dibenarkan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada 7 Oktober 2026. Sebelum memegang Kostrad, Iwan menjabat Danpussenif TNI AD. Alumni Akademi Militer 1992 itu juga pernah menempati posisi Komandan Jenderal Kopassus, sehingga kariernya lekat dengan satuan infanteri dan pasukan khusus.
Posisi Pangkostrad sendiri termasuk jabatan strategis karena Kostrad merupakan komando utama tempur yang memiliki kemampuan pengerahan pasukan untuk operasi militer. Dengan demikian, pergantian pucuk pimpinan di satuan ini menjadi bagian penting dalam struktur TNI AD. Dalam unggahan Charly, Iwan disapa dengan ucapan penuh doa dan harapan atas tugas barunya.
Sementara itu, unggahan terakhir Charly pada 13 Oktober 2026 menampilkan pertemuannya dengan Hendra Kurniawan, yang kini menjabat Kapolda Banten. Ia menerima amanah itu setelah rotasi jabatan Polri pada awal Oktober 2026, menggantikan Hengki yang berpindah ke Jawa Barat. Sebelum dipercaya memimpin Polda Banten, Hendra bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II di Sespim Lemdiklat Polri. Lulusan Akpol 1996 tersebut kini memulai babak baru dalam karier kepolisian daerahnya.
Rangkaian mutasi ini ikut menyita perhatian karena terjadi di tengah pergantian sejumlah jabatan penting di tubuh Polri. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, sebanyak 88 perwira tinggi dan menengah dirotasi, termasuk 19 jabatan Kapolda. Pengamat kepolisian dari ISESS, Bambang Rukminto, menilai mutasi adalah hal wajar dalam organisasi, tetapi pelaksanaannya harus objektif dan transparan agar tidak memunculkan kesan adanya kepentingan kelompok tertentu.










Discussion about this post