Melanie Subono mengungkap alasan di balik keputusannya mempercayakan Thayaka kepada Ruben Onsu. Ia menegaskan, langkah itu diambil setelah mempertimbangkan banyak hal, termasuk perhatian Ruben terhadap anak-anak dan komitmennya untuk tetap terlibat dalam memantau kondisi bayi tersebut meski sudah berada di bawah pengasuhan sang presenter.
Melanie, yang sebelumnya membantu menyelamatkan Thayaka melalui Rumah Harapan Melanie, menepis anggapan bahwa dirinya melepas tanggung jawab begitu saja setelah Ruben menyatakan ingin mengadopsi bayi itu. Menurutnya, ia masih memiliki ruang untuk memastikan keadaan Thayaka dari waktu ke waktu, bahkan bisa menghubungi Ruben lewat panggilan video kapan pun diperlukan.
“Gua bukan lepas tangan, gua monitor secara dadakan,” ujar Melanie, dikutip dari kanal YouTube Just Ruben oleh TribunStyle, Minggu (18/10/2026). Ia menambahkan bahwa hubungan komunikasinya dengan Ruben tetap terbuka sehingga dirinya bisa sewaktu-waktu mengecek kondisi Thayaka secara langsung tanpa hambatan.
Dalam penjelasannya, Melanie menyebut Ruben sebenarnya sudah menunjukkan kepedulian sejak awal Thayaka mendapat pertolongan. Ruben disebut beberapa kali menanyakan perkembangan bayi itu dan ikut membantu bersama para donatur lain. Setelah beberapa bulan berlalu, ia kembali menanyakan keberadaan Thayaka dan kemudian mengutarakan keinginannya untuk mengasuh bayi tersebut.
Keputusan Melanie kemudian tidak hanya bertumpu pada niat baik Ruben, tetapi juga pada penilaiannya terhadap karakter presenter tersebut. Ia melihat Ruben sebagai sosok yang punya perhatian besar pada anak-anak, sehingga merasa lebih yakin menyerahkan pengasuhan Thayaka kepadanya. Bagi Melanie, aspek ini penting karena menyangkut kebutuhan dasar anak, bukan sekadar ketersediaan fasilitas.
Meski Thayaka kini diasuh Ruben, Melanie menegaskan dirinya tetap punya akses untuk memantau keadaan anak itu kapan saja. Ia mengatakan Ruben juga memahami bahwa dirinya masih sangat peduli pada keselamatan dan kesejahteraan Thayaka. Bahkan, menurut Melanie, Ruben tahu betul bahwa ia akan bertindak jika suatu saat melihat anak tersebut tidak diperlakukan dengan baik. “Ruben cukup paham bahwa kalau gua melihat anak itu tidak di-treat dengan baik, he knows ‘I can take him back’. So far it’s okay,” ungkapnya.
Di akhir penjelasannya, Melanie berharap Thayaka bisa tumbuh dengan bahagia dan memperoleh kehidupan yang lebih baik setelah melewati masa awal yang sulit. Ia juga mengingatkan bahwa mengasuh anak tidak hanya soal keinginan memiliki bayi, tetapi juga kesiapan menjalankan tanggung jawab penuh sebagai orang tua. “Semoga Thayaka grow up, he’s lucky,” ujarnya.










Discussion about this post