Media Vietnam menyoroti peluang tim nasional mereka untuk melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2030, dengan kunci awal berada pada hasil undian fase kedua. Pengundian yang disebut akan digelar AFC pada 15 Desember itu akan memakai pembagian pot berdasarkan peringkat FIFA, sehingga posisi tiap negara sebelum undian menjadi sangat menentukan.
Berdasarkan daftar sementara, Vietnam ditempatkan di Pot 2 bersama Yordania, Oman, Suriah, Palestina, Thailand, China, Bahrain, dan Tajikistan. Di atas mereka, Pot 1 diisi tim-tim kuat seperti Jepang, Iran, Australia, Korea Selatan, Arab Saudi, Uzbekistan, Qatar, Irak, dan Uni Emirat Arab. Sementara itu, Indonesia berada di Pot 3 bersama Kirgistan, Lebanon, Korea Utara, Malaysia, Kuwait, Filipina, India, serta satu tim yang lolos dari putaran pertama.
Pot 4 nantinya akan berisi sembilan tim lain yang melaju dari putaran pertama. Meski begitu, komposisi akhir masih bisa bergeser karena hasil laga FIFA Matchday pada November akan ikut memengaruhi peringkat. Artinya, posisi Vietnam maupun negara-negara pesaingnya belum benar-benar aman sebelum pembagian pot resmi diumumkan.
Dalam ulasannya, The Thao 247 membayangkan skenario yang dianggap paling menguntungkan bagi Vietnam. Dalam versi ideal media itu, Vietnam bisa satu grup dengan Uni Emirat Arab dari Pot 1, Filipina dari Pot 3, lalu Singapura atau Kamboja dari Pot 4. Susunan seperti itu akan menghadirkan tiga wakil Asia Tenggara dalam satu grup dan, menurut mereka, membuka jalan yang lebih ramah bagi skuad asuhan Kim Sang-sik.
Media tersebut menilai pertemuan dengan sesama tim Asia Tenggara bukan hal baru dalam kualifikasi zona Asia. Mereka mengingat kembali perjalanan Vietnam pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022, ketika satu grup dengan UEA, Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Pada saat itu, Vietnam mampu tampil kompetitif, finis di urutan kedua, lalu melaju ke putaran berikutnya.
Karena itu, The Thao 247 menganggap Vietnam akan lebih diuntungkan jika bertemu Filipina ketimbang Indonesia atau Malaysia. Dalam pandangan mereka, Filipina, Singapura, dan Kamboja secara teori berada di bawah level Thailand, Indonesia, dan Malaysia yang pernah menjadi lawan Vietnam pada siklus sebelumnya. Namun, semua itu tetap bersifat dugaan karena hasil akhir sangat ditentukan oleh undian resmi.
Bagi Vietnam, menjaga posisi di Pot 2 menjadi target penting agar tidak harus berhadapan dengan lawan yang lebih berat sejak awal. Dua uji coba yang sudah dijadwalkan, melawan Taiwan pada 11 November dan Kirgistan pada 15 November, bisa memengaruhi poin serta ranking FIFA mereka. Jika posisi itu bertahan, Vietnam disebut akan punya peluang lebih besar mendapat grup seimbang; jika turun ke Pot 3, tantangan mereka di jalur menuju putaran ketiga akan jauh lebih berat.










Discussion about this post