Kementerian Koperasi mencatat 1.550 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih meminta penawaran penempatan ulang setelah sebelumnya menolak tawaran kerja dari PT Agrinas Pangan Nusantara. Permintaan itu muncul karena sebagian dari mereka sempat terkendala urusan administrasi, sementara sebagian lain disebut menyesal telah menolak kesempatan awal.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi, Destry Anna Sari, mengatakan proses pembukaan kesempatan ulang sedang berjalan. Ia menyebut Agrinas menyiapkan tiga pilihan lokasi bagi para calon manajer yang ingin kembali dipertimbangkan untuk penempatan. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kemenkop, Jakarta, pada Jumat, 16 Oktober.
Destry memaparkan, dari target rekrutmen 30.000 orang, sebanyak 28.624 peserta berhasil melewati tahapan seleksi sampai sertifikasi. Dari kelompok itu, 26.911 orang sudah meneken perjanjian kerja waktu tertentu atau PKWT. Adapun 1.550 orang lainnya masih menunggu pembaruan hasil dari proses penawaran ulang yang kini diproses oleh Agrinas.
Ia juga merinci bahwa jumlah peserta yang sempat menolak tawaran kerja tercatat 159 orang. Sementara itu, 1.550 orang yang belum tuntas statusnya bukan semata-mata menolak, melainkan menghadapi kendala administrasi dalam proses lanjutan. Destry menegaskan bahwa data tersebut menjadi bagian dari evaluasi penempatan calon manajer Kopdes Merah Putih.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, sempat menyebut ada 159 manajer Kopdes Merah Putih yang mengundurkan diri. Ia menyampaikan hal itu usai rapat koordinasi terbatas Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, pada Rabu, 14 Oktober. Namun, saat itu Joao tidak menjelaskan alasan di balik pengunduran diri para calon manajer tersebut.
Joao juga menanggapi pertanyaan soal potensi kerugian negara karena para calon manajer tersebut sempat mengikuti latihan dasar atau latsar. Menurut dia, negara tidak menanggung kerugian dari proses itu. Dengan demikian, proses rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih masih berlanjut, termasuk untuk peserta yang ingin dipanggil kembali dan dipertimbangkan lewat penawaran lokasi baru.










Discussion about this post