Penyanyi Mayangsari, 55 tahun, mengatakan penampilan yang terlihat tetap segar tidak lepas dari cara seseorang menjalani hidup. Saat ditemui di Gandaria, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/10), istri Bambang Trihatmodjo itu menilai orang yang bergerak di dunia seni kerap punya karakter santai, mudah menyesuaikan diri, dan tidak terlalu terbebani masalah. Menurutnya, sikap seperti itu bisa ikut memengaruhi kesan awet muda.
Mayangsari menyebut pembawaan yang lebih rileks membuat seniman cenderung tidak kaku menghadapi banyak hal. Ia juga menilai mereka biasanya lebih cepat bangkit setelah melewati persoalan. Dari sudut pandangnya, kemampuan itu menjadi salah satu sisi positif yang kerap dimiliki orang-orang di industri hiburan. “Seniman itu biasanya awet muda. Iya, nggak? Karena mungkin seniman itu lebih easy going orangnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketenangan dalam menghadapi tekanan membuat seseorang lebih cepat pulih secara emosional. Bagi Mayangsari, kemampuan untuk kembali beraktivitas setelah mengalami masa sulit adalah nilai tambah yang bisa membantu seseorang tetap terlihat dan merasa lebih baik. “Kalau mereka punya masalah pun cepat bisa healing dengan apa pun yang dirasakan. Itulah benefitnya seniman,” katanya.
Ketika ditanya soal rahasia pribadinya agar wajah dan penampilannya tidak banyak berubah seiring bertambahnya usia, Mayangsari tidak menunjuk satu perawatan tertentu. Ia justru menekankan bahwa urusan terlihat muda lebih banyak ditentukan oleh pilihan masing-masing orang dalam merawat diri. Menurutnya, setiap orang punya kebebasan untuk menentukan seperti apa ingin menampilkan dirinya.
Baginya, bertambah usia adalah kenyataan yang tidak bisa dihindari. Karena itu, ia tidak melihat penuaan sebagai sesuatu yang perlu disangkal. “Kalau ditanya saya kenapa awet muda, itu harus. Awet muda itu bergantung pada diri sendiri mau look seperti apa. Kalian juga, nggak cuma saya,” ucapnya.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Mayangsari memandang perawatan diri sebagai keputusan personal, bukan ukuran yang bisa dipaksakan kepada semua orang. Ia juga menganggap wajar bila seseorang ingin tetap menjaga penampilan agar merasa nyaman dan percaya diri. Namun, ia menolak anggapan bahwa upaya mempertahankan tampilan tertentu berarti menolak proses alamiah kehidupan. “Tua itu pasti, kenapa kita harus denial?,” ungkapnya.
Nama Mayangsari sendiri sudah lama dikenal publik sejak era 1990-an lewat kariernya sebagai penyanyi, termasuk melalui lagu “Selamat Malam Cinta”. Setelah menikah dengan Bambang Trihatmodjo, ia sempat mengurangi aktivitas di dunia hiburan selama lebih dari satu dekade. Kini, selain dikenal lewat perjalanan kariernya, Mayangsari juga kembali menarik perhatian karena pandangannya yang terbuka soal penuaan dan cara merawat diri tanpa harus mengabaikan kenyataan bertambahnya usia.










Discussion about this post