klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home News

Survei Arawicaksa Soroti Kinerja Menteri di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

by
13 Oktober 2026 - 14:39
Reading Time: 2 mins read
0
Survei Arawicaksa Soroti Kinerja Menteri di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Jakarta — Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali memunculkan perhatian pada kinerja Kabinet Merah Putih. Dalam survei Arawicaksa Institute yang dirilis Selasa (13/10/2026), publik menempatkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti sebagai menteri dengan penilaian tertinggi, sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia berada di urutan paling bawah. Penilaian ini menjadi salah satu cara membaca respons publik atas kerja kabinet yang dibentuk dengan dukungan politik besar dan beberapa kali mengalami perombakan.

Abdul Mu’ti memperoleh skor 8,1 dari skala 0-10, disusul Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan 8,0. Peneliti Arawicaksa Institute, Rudi Hartono, menyebut publik memberi apresiasi pada menteri yang menghadirkan terobosan dan ikut menjaga citra pemerintahan Prabowo-Gibran. Untuk Abdul Mu’ti, sorotan positif banyak datang dari program revitalisasi sekolah yang berjalan masif selama dua tahun terakhir. Pada 2025, program itu menyasar 16.617 sekolah dengan perbaikan bangunan yang rusak ringan hingga berat, lalu diperluas pada 2026 menjadi 71.744 sekolah, termasuk satuan pendidikan di wilayah terdampak bencana dan daerah 3T.

Di sektor pendidikan, Arawicaksa juga mencatat sejumlah indikator kemampuan dasar siswa. Literasi sains yang merujuk pada PISA berada di angka 389 pada 2022 dan tetap 389 pada data terbaru yang dipakai survei. Literasi membaca naik dari 359 menjadi 365, tetapi skor matematika turun dari 366 menjadi 364. Menurut Rudi, pergerakan ini menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah di bidang pendidikan meski ada sejumlah kemajuan.

Amran Sulaiman mendapat nilai tinggi karena dinilai mendorong sektor pertanian, termasuk capaian swasembada beras. Produksi beras pada 2025 disebut mencapai 34,69 juta ton atau tumbuh 13,29 persen secara tahunan. Angka itu diperkirakan naik tipis menjadi 34,77 juta ton pada 2026 dengan surplus 3,56 juta ton. Di saat yang sama, penyerapan beras oleh BULOG berada pada kisaran 3-4 juta ton per tahun, sementara harga pembelian gabah di tingkat petani dipatok Rp6.500 per kilogram. Meski begitu, sektor ini tetap dibayangi risiko kemarau panjang, ancaman El Nino, serta bencana alam dan kebakaran hutan maupun lahan.

Selain dua nama tersebut, daftar 10 besar juga memuat Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan skor 7,8, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi 7,5, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono 7,4, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya 7,1. Prasetyo dinilai kuat dalam menyampaikan sikap pemerintah, termasuk saat menegur menteri yang menuai kontroversi. Teddy, menurut survei itu, tampil lebih agresif menjelaskan berbagai isu publik ketika sebagian menteri memilih bersikap hati-hati. Posisi berikutnya diisi Budi Gunadi Sadikin, Airlangga Hartarto, Armanatha Nasir, dan Sjaffrie Sjamsoeddin.

Di sisi lain, penilaian publik paling rendah diberikan kepada Bahlil Lahadalia dengan skor 1,2. Setelah itu ada Yandri Susanto 1,3, Natalius Pigai 1,5, Maruarar Sirait 1,6, dan Nusron Wahid 1,8. Rudi menjelaskan, Bahlil ikut terseret persepsi publik terkait harga BBM. Pemerintah dinilai mampu menahan kenaikan BBM bersubsidi saat harga minyak dunia melonjak karena konflik geopolitik di Timur Tengah, tetapi kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax memicu perpindahan konsumen ke Pertalite dan antrean di sejumlah SPBU.

Nama Yandri dikaitkan dengan isu seputar program Koperasi Desa, sedangkan Nusron disorot karena dikaitkan dengan perkara dugaan suap yang menyeret sejumlah pejabat kementerian, politisi, dan pengusaha properti. Ia juga disebut dalam kasus korupsi kuota haji yang masih bergulir di persidangan. Lima menteri lain yang masuk daftar bawah adalah Widiyanti Putri Wardhana, Sakti Wahyu Trenggono, Rini Widyantini, Yassierli, dan Dody Hanggodo. Menjelang dua tahun pemerintahan, hasil survei ini kembali menempatkan reshuffle kabinet dan evaluasi kinerja menteri sebagai isu yang terus diperhatikan publik.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend

Related Posts

Pria di Rekaman Video Call Ruben Onsu Akui Video Asli, Cerita Awal Kenalan di Acara Ulang Tahun
News

Pria di Rekaman Video Call Ruben Onsu Akui Video Asli, Cerita Awal Kenalan di Acara Ulang Tahun

13 Oktober 2026 - 13:47
Jisun Ungkap Sempat Terjebak Utang Kartu Kredit Usai Pemasukan dari Idol Menurun
News

Jisun Ungkap Sempat Terjebak Utang Kartu Kredit Usai Pemasukan dari Idol Menurun

13 Oktober 2026 - 12:00
Jepang Hentikan Bantuan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Setelah Dinilai Cukup Membantu Indonesia
News

Jepang Hentikan Bantuan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Setelah Dinilai Cukup Membantu Indonesia

13 Oktober 2026 - 11:07
Ruben Onsu Laporkan Dugaan Fitnah ke Polisi, Reza Rahadian Pamer Proyek Baru di Busan
News

Ruben Onsu Laporkan Dugaan Fitnah ke Polisi, Reza Rahadian Pamer Proyek Baru di Busan

13 Oktober 2026 - 10:14
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid dalam Kasus Suap Perizinan HGB di Bogor
News

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid dalam Kasus Suap Perizinan HGB di Bogor

13 Oktober 2026 - 08:28
Alasan Celine Evangelista Ingin Tinggal di Madinah: Fokus Ibadah hingga Pendidikan Anak
News

Alasan Celine Evangelista Ingin Tinggal di Madinah: Fokus Ibadah hingga Pendidikan Anak

13 Oktober 2026 - 08:28
Next Post
Cegah Krisis Pangan di Wilayah Pesisir, Pemko Tanjungpinang dan DPRD Sahkan Perda Cadangan Pangan

Cegah Krisis Pangan di Wilayah Pesisir, Pemko Tanjungpinang dan DPRD Sahkan Perda Cadangan Pangan

Harmonisasi Regulasi Pusat, Pemko Tanjungpinang dan DPRD Bahas Tiga Ranperda Pajak-Retribusi

Harmonisasi Regulasi Pusat, Pemko Tanjungpinang dan DPRD Bahas Tiga Ranperda Pajak-Retribusi

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com