Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mendarat di Jakarta pada Sabtu sore, 10 Oktober 2026, dan langsung disambut pejabat tinggi Indonesia di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma. Kunjungan kenegaraan ini menjadi agenda penting karena al-Sisi dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Minggu, 11 Oktober 2026, untuk membahas penguatan hubungan kedua negara.
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir menyebut lawatan tersebut diarahkan untuk memperdalam kemitraan strategis Indonesia dan Mesir. Ia menegaskan kunjungan al-Sisi juga merupakan balasan atas perjalanan Prabowo ke Mesir pada 2024 dan 2025. Selain itu, Indonesia menjadi negara penutup rangkaian tur Asia al-Sisi, setelah sebelumnya ia berada di Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9–10 Oktober 2026.
Pesawat kepresidenan Mesir tiba sekitar pukul 17.30 WIB. Kedatangannya dikawal enam jet tempur TNI Angkatan Udara, terdiri atas empat Sukhoi dan dua F-16. Empat pesawat Sukhoi kemudian melakukan manuver terbang rendah di area pangkalan udara, menandai penyambutan resmi bagi kepala negara tamu tersebut.
Di ujung tangga pesawat, al-Sisi disambut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman bersama Arrmanatha. Keduanya hadir mewakili pemerintah Indonesia dalam upacara penyambutan. Setelah itu, al-Sisi menyalami sejumlah pejabat, termasuk duta besar dan atase pertahanan, sebelum berjalan di atas karpet biru menuju kendaraan yang telah disiapkan.
Prosesi penyambutan juga diisi penampilan seni tradisional Betawi. Sejumlah penari mempersembahkan tarian khas Jakarta yang diiringi musik gambang kromong, sementara pasukan jajar kehormatan berdiri berbaris di sisi karpet. Usai seluruh rangkaian seremonial, al-Sisi meninggalkan kawasan Halim Perdanakusuma dengan mobil Mercedes-Benz S600.
Arrmanatha menjelaskan agenda utama pada pertemuan di Istana Merdeka akan dimulai pukul 10.30 WIB. Rangkaian kegiatan itu mencakup pertemuan empat mata, pembicaraan bilateral, dan penandatanganan nota kesepahaman di beberapa bidang, termasuk visa, statistik, dan perikanan. Kedua pemimpin juga akan membahas rencana aksi untuk memperkuat kerja sama strategis Indonesia–Mesir.
Menurut Menteri Luar Negeri, al-Sisi dijadwalkan kembali ke negaranya pada Minggu sore setelah menyelesaikan seluruh agenda kenegaraan di Indonesia. Kunjungan ini dipandang sebagai momentum untuk menjaga kesinambungan hubungan diplomatik yang telah terjalin lama antara Jakarta dan Kairo.










Discussion about this post