Chacha Frederica masih konsisten tidak menampilkan wajah putrinya, Cassia Shakir Ganinduto, di media sosial. Keputusan itu ia ambil bukan karena ingin menutup-nutupi anak dari perhatian publik, melainkan agar Cassia kelak bisa menentukan sendiri apakah ingin dikenal banyak orang atau tetap hidup lebih pribadi. Chacha menyampaikan pandangan tersebut di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/10).
Menurut Chacha, ia tidak ingin terburu-buru membentuk kebiasaan anak untuk tampil di depan kamera sejak kecil. Ia merasa belum bisa menebak seperti apa karakter Cassia ketika dewasa nanti, termasuk soal kenyamanan sang putri bila berada di ruang publik. Karena itu, ia memilih memberi jarak terlebih dahulu sampai Cassia cukup besar untuk memahami pilihannya sendiri.
Chacha menegaskan bahwa jika suatu hari Cassia ingin tampil di hadapan publik, ia tidak akan melarang. Namun, keputusan itu harus datang dari keinginan pribadi sang anak, bukan hasil arahan orang tua. Baginya, anak perlu tumbuh dengan ruang untuk membangun identitasnya sendiri tanpa dibebani pilihan yang dibuatkan oleh ayah atau ibunya.
Ia juga menyoroti pentingnya anak memahami konsekuensi dari menjadi figur yang terlihat banyak orang. Chacha ingin Cassia kelak tahu bahwa tampil di ruang publik membawa sisi yang menyenangkan, tetapi juga ada dampak yang harus siap diterima. Karena itu, ia tidak ingin putrinya merasa wajib menanggung akibat dari keputusan yang sebenarnya bukan berasal dari dirinya.
Dalam penuturannya, Chacha mengatakan, “Aku nggak tahu nanti karakter Cassia ke depannya akan seperti apa, apakah dia merasa nyaman berada di depan kamera atau tidak.” Ia menambahkan bahwa ia ingin Cassia memahami sendiri risiko sekaligus tanggung jawab dari pilihan tersebut, agar kelak tidak merasa keberatan dengan keputusan yang diambil orang tuanya.
Keputusan Chacha itu rupanya mulai memunculkan rasa penasaran pada Cassia yang kini berusia enam tahun. Sang putri sempat mempertanyakan mengapa wajahnya selalu ditutupi ketika foto keluarga diunggah ke media sosial. Chacha lalu menjelaskan dengan bahasa sederhana bahwa hal itu dilakukan untuk menjaga privasi Cassia, meski pertanyaan lanjutan dari sang anak menunjukkan bahwa konsep tersebut masih perlu dijelaskan bertahap sesuai usianya.
Bagi Chacha, sikap ini adalah bentuk perlindungan sekaligus penghormatan terhadap masa depan anak. Ia memilih menunggu sampai Cassia cukup dewasa untuk menentukan sendiri apakah ingin berada di depan kamera, menjadi sosok yang dikenal publik, atau justru menjaga kehidupan pribadinya tetap tertutup.
Sumber: jawapos.com










Discussion about this post