Rapper Macklemore dibuat tak menyangka setelah seluruh tiket rangkaian konser bertajuk Free Palestine Tour habis terjual. Tur yang dijadwalkan berlangsung di Dublin, Paris, dan London itu langsung mendapat respons besar dari penggemar, hingga sang musisi mengaku speechless melihat antusiasme yang muncul begitu cepat.
Rangkaian konser tersebut diumumkan pada 24 September 2026 dengan tiga jadwal utama: 3Arena, Dublin, pada 26 Oktober 2026; Accor Arena, Paris, pada 29 Oktober 2026; dan OVO Arena Wembley, London, pada 30 Oktober 2026. Penjualan tiket dibuka bertahap, dimulai dari artist presale pada Senin, 28 September 2026, pukul 10.00 waktu setempat, lalu dilanjutkan penjualan umum pada Rabu, 30 September 2026, pukul 10.00 waktu setempat.
Tak lama setelah penjualan umum dimulai, seluruh tiket untuk ketiga kota itu langsung ludes. Melalui Instagram, Macklemore menyebut proyek konser ini disiapkan dengan cepat dan lahir dari keyakinan bahwa para musisi bisa menunjukkan solidaritas kepada Palestina, sekaligus menjadikan panggung sebagai sarana penggalangan dana. Ia juga menegaskan bahwa seni dapat menjadi bentuk perlawanan saat suara untuk kebebasan dibungkam oleh pihak yang berkuasa.
Dalam unggahannya, Macklemore menyampaikan terima kasih kepada para penggemar di Dublin, Paris, dan London atas dukungan yang ia sebut luar biasa. Baginya, sambutan besar terhadap tur ini menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap Palestina masih mengalir dari banyak tempat di dunia. Ia menulis bahwa masih banyak orang yang berdiri bersama untuk Palestina yang merdeka.
Setelah tiket habis terjual, Macklemore juga memberi kabar bahwa daftar musisi yang akan tampil bersama dirinya akan segera diumumkan. Ia mengaku sudah tidak sabar untuk bertemu dan berkumpul dengan para penonton dalam konser tersebut. Ucapan itu ia tutup dengan emoji bendera Palestina dalam unggahan di media sosialnya.
Free Palestine Tour sendiri tidak dirancang semata-mata sebagai konser biasa. Sejak awal pengumuman, Macklemore menjelaskan bahwa seluruh hasil pertunjukan akan disalurkan kepada organisasi yang mendukung rakyat dan gerakan Palestina. Ia menilai para seniman perlu memakai ruang yang mereka miliki bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk menyuarakan sikap dan membantu penggalangan dana.
Dalam salah satu pernyataannya di Instagram, Macklemore bahkan menegaskan bahwa bersikap apolitis di tengah genosida sudah tidak lagi bisa dipertahankan. Menurutnya, para seniman diminta untuk hadir, belajar, dan terlibat bersama komunitas. Dari situ, tur ini diposisikan sebagai gabungan antara konser, solidaritas, dan aksi dukungan nyata bagi Palestina.
Sumber: www.idntimes.com










Discussion about this post