Nama Alyssa Daguise kembali jadi perbincangan setelah wajah anak pertamanya bersama Al Ghazali, yang akrab dipanggil Baby Soso, tak sengaja terlihat dalam vlog Maia Estianty yang diunggah pada 27 September 2026. Peristiwa itu memicu reaksi berantai di media sosial: Alyssa mengaku sedih, warganet ramai membahas bocornya wajah sang bayi, muncul pula isu editor vlog Maia dipecat, meski kabar tersebut belum terkonfirmasi.
Alyssa kemudian menyampaikan keberatannya melalui pesan siaran. Ia meminta publik yang menemukan penyebaran wajah putrinya untuk memberi tahu dirinya. Dalam pesannya pada Minggu (27/9/2026), ia menulis, “Yang udah info aku soal vlog makasih ya. Tolong kalo ada yang spill kabarin aku huhu makasih semua aku sedih bgt huaa,”. Sehari setelahnya, Alyssa kembali menegaskan sikapnya: Baby Soso tidak akan lagi muncul di vlog siapa pun, kecuali di platform milik dirinya dan Al yang bisa mereka kendalikan.
Di tengah penjelasan itu, sebuah akun Threads, Clara Debora, memunculkan pertanyaan apakah ada konsekuensi bagi pihak yang mengedit vlog Maia. Unggahan tersebut ikut menyebar luas dan memantik spekulasi bahwa editor vlog Maia Estianty kehilangan pekerjaan akibat kejadian itu. Namun hingga kini, tidak ada pernyataan dari Maia Estianty maupun Alyssa Daguise yang membenarkan kabar pemecatan tersebut.
Justru, sebagian warganet menilai reaksi Alyssa terlalu jauh dan membuat isu makin besar. Komentar-komentar pedas bermunculan, termasuk sindiran bahwa persoalan itu mestinya bisa diselesaikan secara internal. Di sisi lain, akun penggemar Alyssa, alalyssalovers, membantah rumor soal pemecatan editor dengan menyebut tudingan itu hanya asumsi netizen. Dengan begitu, isu yang belum jelas sumbernya itu tetap berada di ranah spekulasi.
Di tengah riuhnya perdebatan, Syifa Hadju ikut angkat bicara membela Alyssa dan Al Ghazali. Ia menekankan bahwa orang tua, termasuk figur publik, tetap berhak menentukan seberapa banyak kehidupan anak mereka dibagikan ke publik. Lewat unggahan berbahasa Inggris, Syifa meminta netizen berhenti menyebarkan atau mencari wajah Baby Soso karena itu menyangkut privasi keluarga. Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas posisi bahwa perlindungan terhadap anak tak seharusnya bergantung pada status popularitas orang tuanya.
Meski begitu, imbauan Syifa juga memunculkan respons beragam. Ada warganet yang setuju soal pentingnya menjaga privasi anak, namun ada pula yang mempertanyakan bagaimana wajah Baby Soso bisa sampai muncul dalam konten yang beredar. Sejumlah komentar membandingkan cara selebritas lain menjaga identitas anak mereka, sementara yang lain menyoroti kemungkinan kelalaian pihak terdekat. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang memastikan siapa yang bertanggung jawab atas tersebarnya wajah Baby Soso, dan kabar editor Maia dipecat masih belum dapat dipastikan.
Sumber: bengkulu.tribunnews.com










Discussion about this post