klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home kesehatan

Pesan dokter Tifa menggegerkan setelah Rismon ajukan somasi: Apakah kamu telah berkhianat?

Redaksi by Redaksi
17 April 2026 - 17:12
Reading Time: 4 mins read
0
Pesan dokter Tifa menggegerkan setelah Rismon ajukan somasi: Apakah kamu telah berkhianat?

Perubahan Hubungan yang Menyedihkan

Pesan menohok dari dokter Tifa kepada Rismon Sianipar, yang kini akan melakukan somasi terhadap dirinya. Diketahui, sebelum mengajukan restorative justice (RJ), Rismon Sianipar berada di pihak Roy Suryo dan dokter Tifa. Namun sayangnya, hubungan mereka yang akrab dengan RRT harus berubah.

Hal ini karena Rismon berpindah haluan dan menyatakan jika ijazah Jokowi asli. Terbaru, Rismon akan menjatuhkan somasi kepada dokter Tifa soal buku Jokowi’s White Paper.

Melalui akun X pribadinya, @DokterTifa, yang mengingatkan awal perjuangan mereka bertiga dalam menuntut kebenaran ijazah Jokowi pada 15 April 2025 di Ruang 109 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Hari itu bukan sekadar hari pertemuan pertama. Hari itu adalah titik mula sebuah perjalanan yang tidak ringan, bahkan mungkin terlalu berat untuk manusia biasa. Dan sejak hari itu, kita bukan lagi sekadar rekan seperjuangan. Kita menjadi tiga sahabat,” tulis Dokter Tifa, dikutip Tribunnews pada Minggu (12/4/2026).

bahkan dokter Tifa mengaku jika Rismon sudah dianggap sebagai adiknya sendiri.

“Aku dan Mas Roy, menganggapmu bukan hanya partner dalam mencari kebenaran, tapi adik kami sendiri. Ada rasa ingin menjaga. Ada rasa percaya yang tumbuh tanpa dibuat-buat. Ada keyakinan bahwa kita bertiga adalah satu barisan kecil yang tak akan terpisahkan,” ungkap Dokter Tifa.

Dokter tifa juga menannyakan kenapa kala itu Rismon tidak berbicara dulu sebelum akhirnya berubah haluan.

“Mengapa kamu tidak bicara. Mengapa kamu memilih diam, lalu berbalik arah? Padahal sejak awal, kita berjalan bukan sebagai orang asing. Kita berjalan sebagai tiga sahabat. Aku dan Mas Roy sudah menganggapmu sebagai adik, yang seharusnya bisa datang kapan saja, membawa beban seberat apa pun, tanpa takut dihakimi,” ungkapnya.

“Kalau memang di masa lalu ada yang pernah keliru, kalau pernah ada kebohongan, kalau pernah ada langkah yang salah, itu bukan akhir dari segalanya, Rismon. Tidak ada manusia yang bersih tanpa cela. Dan tidak ada masalah yang benar-benar buntu, jika kita hadapi bersama, dengan jujur.”

“Kita bisa cari jalan keluar. Kita bisa berdiri bersama. Kita bisa memperbaiki, apa pun itu. Tapi yang terjadi, justru sebaliknya. Kamu memilih jalan sendiri. Kamu menjauh. Dan pada titik tertentu… kamu berdiri di sisi yang berseberangan. Bahkan kamu sekarang memusuhi kami,” papar Dokter Tifa.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Dokter Tifa juga mempertanyakan kenapa Rismon berkhianat.

“Mengapa kamu berkhianat? Bukan hanya kepada kami. Bukan hanya kepada persahabatan yang kita bangun dengan tulus… Tapi juga kepada begitu banyak orang yang menggantungkan harapan pada perjuangan ini. Pada rakyat. Pada kebenaran yang seharusnya kita jaga bersama.”

“Apakah semua ini sepadan, Rismon? Apakah rasa takut itu lebih besar daripada nilai kebenaran yang dulu kamu perjuangkan dengan penuh keyakinan? Aku tidak menulis ini dengan amarah. Aku menulis ini dengan luka. Karena kehilangan seorang lawan itu biasa. Tapi kehilangan seorang adik dalam perjuangan, itu jauh lebih dalam rasanya,” ujar Dokter Tifa.

Meski demikian, Dokter Tifa menegaskan bahwa kebenaran tidak akan pernah berubah meski manusianya sudah berubah.

Dokter Tifa pun berpesan kepada Rismon, jalan pulang untuk kembali kepada kebenaran itu selalu terbuka untuknya selama masih ada keberanian untuk jujur.

“Jika suatu hari nanti kamu kembali melihat ke belakang, ingatlah satu hal: Kita pernah menjadi tiga sahabat. Kita pernah berdiri di titik yang sama, dengan hati yang bersih, dan niat yang lurus. Tak akan bisa dihapus oleh apa pun. Aku, dr Tifa, menulis ini untukmu, Rismon, dengan pilu yang tak terucap,” tutup Dokter Tifa.

Rismon Somasi Dokter Tifa

Ahli digital forensik, Rismon Sianipar akan somasi dokter Tifa soal hasil penjualan buku Jokowi’s White Paper.

Seperti diketahui Buku Jokowi’s White Paper ditulis oleh Rismon Sianipar, Dokter Tifa, dan Roy Suryo yang berisi terkait hasil penelitian ijazah milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Buku tersebut pertama kali dirilis pada 18 Agustus 2025 lalu.

Kendati demikian, kini Rismon Sianipar sudah berbeda haluan. Rismon memilih untuk meninggalkan tim Roy Suryo dan dokter Tifa, kini ia telah mengajukan restorative justice (RJ) kasus ijazah Jokowi.

Dalam somasi yang dilakukan, Rismon akan meminta adanya audit terhadap rekening terkait penjualan buku Jokowi’s White Paper. Dia menyebut rekening yang digunakan adalah milik Dokter Tifa.

Ia menyebut audit perlu dilakukan karena ada dugaan ketidakterbukaan dari Dokter Tifa terkait hasil penjualan buku tersebut.

“Saya dan kuasa hukum saya, Bang Jamadha Girsang, akan mensomasi Anda Bu Tifa untuk kita audit rekening-rekening penjualan buku JWP (Jokowi’s White Paper) yang selama ini Anda pegang secara sepihak dan absolut,” katanya dikutip dari YouTube Balige Academy, Sabtu (11/4/2026).

Selain itu, Rismon juga meminta Dokter Tifa menarik seluruh hasil penelitiannya yang tertuang dalam buku Jokowi’s White Paper. Namun, dia tidak mempermasalahkan penjualan buku tersebut terus dilakukan tetapi dengan harus tanpa adanya hasil penelitian darinya.

Rismon menegaskan jika somasi darinya tidak digubris, maka dirinya akan menempuh jalur hukum.

“Keluarkan tulisan saya 468 halaman itu dari buku JWP. Anda harus mengeluarkan itu. Silahkan lanjutkan penjualan JWP tapi hanya tulisan Anda semua. Pak Roy Suryo 49 halaman, dan Anda (Dokter Tifa) 164 halaman, jadi 220 sekian halaman saja.”

“Silahkan itu Anda jual secara absolut tetapi ada konsekuensi hukum jika Anda tanpa seizin saya tetap memproduksi, mencetak, dan menjual tulisan saya,” tegasnya.

Dia menyatakan akan melakukan somasi setelah terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Diketahui, Rismon ditetapkan menjadi tersangka tuduhan ijazah palsu Jokowi dan masuk dalam satu klaster bersama Roy Suryo dan Dokter Tifa.

Setelah mengakui ijazah Jokowi asli, Rismon lantas mengajukan keadilan restoratif atau restorative justice ke Polda Metro Jaya pada 11 Maret 2026 lalu. Adapun pengajuan restorative justice itu telah masuk tahap finalisasi.

“Itu somasi saya nanti setelah SP3,” tuturnya.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

7 Tanda Kucing Menua: Panduan Pemilik Kucing
kesehatan

7 Tanda Kucing Menua: Panduan Pemilik Kucing

2 Juni 2026 - 23:07
Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih: 8 Tanda Peringatan
kesehatan

Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih: 8 Tanda Peringatan

2 Juni 2026 - 22:27
Botol PP vs. PPSU: Mana Terbaik untuk Si Kecil?
kesehatan

Botol PP vs. PPSU: Mana Terbaik untuk Si Kecil?

2 Juni 2026 - 17:45
10 Tipe Kakek-Nenek Toxic: Ancaman Psikologis bagi Tumbuh Kembang Cucu
kesehatan

10 Tipe Kakek-Nenek Toxic: Ancaman Psikologis bagi Tumbuh Kembang Cucu

2 Juni 2026 - 06:54
11 Tanda Langka Kecerdasan Trauma Menurut Psikologi
kesehatan

11 Tanda Langka Kecerdasan Trauma Menurut Psikologi

2 Juni 2026 - 06:34
Muda Sering Jeroan? Waspada Hipertensi Serang Usia Produktif
kesehatan

Muda Sering Jeroan? Waspada Hipertensi Serang Usia Produktif

2 Juni 2026 - 01:38
Next Post
Pertamina Patra Niaga Meraih PROPER Emas dengan Program Ini

Pertamina Patra Niaga Meraih PROPER Emas dengan Program Ini

Direktur dan Manajer SPBU Ditangkap, Kasus BBM Ilegal di Kuala Kampar Dikembangkan

Direktur dan Manajer SPBU Ditangkap, Kasus BBM Ilegal di Kuala Kampar Dikembangkan

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com