Pemantauan Program Kampung Sehat di Aikawapuka
YPMAK, melalui Divisi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesehatan, melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Program Kampung Sehat di Kampung Aikawapuka, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Tujuan dari pemantauan ini adalah untuk memastikan bahwa layanan kesehatan berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.
Pemantauan dilakukan oleh Kepala Divisi Monev Kesehatan YPMAK, Riana Wadibar bersama Staf Perencanaan Program Kesehatan, Foeby Lakasa. Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau langsung pelayanan kesehatan yang diberikan kepada warga serta mendengarkan masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan program.
Riana Wadibar menjelaskan bahwa tujuan utama dari pemantauan ini adalah untuk melihat secara langsung bagaimana dampak layanan kesehatan yang dijalankan mitra di lapangan. Ia juga menyebutkan bahwa evaluasi mencakup capaian target layanan, seperti jumlah pemeriksaan kesehatan, kegiatan edukasi, hingga tingkat pemahaman masyarakat terhadap pola hidup sehat.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pelayanan pengobatan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Ia menambahkan bahwa YPMAK berperan sebagai pendukung yang bekerja sama dengan pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan di kampung. Jika ada kendala atau kekurangan dari tim Kampung Sehat, masyarakat dapat menyampaikannya kepada YPMAK.
Apresiasi dari Warga Kampung Aikawapuka
Salah satu warga Kampung Aikawapuka, Abel Marnoma, mengapresiasi kinerja tim kampung sehat yang dinilai aktif melayani masyarakat. Menurutnya, tenaga kesehatan selalu hadir baik siang, sore, maupun malam hari.
Sekretaris Kampung Aikawapuka, Paskalis, menyebut pelayanan diberikan oleh tim kampung sehat sudah berjalan optimal. Ia juga menyebutkan bahwa keberadaan mereka sangat membantu masyarakat, terutama dalam pemberian makanan tambahan kepada warga.
Jumlah penduduk Kampung Aikawapuka sekitar 980 jiwa dan sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Tim pelayanan kesehatan kampung sehat YPMAK di Aikawapuka terdiri dari Suster Ravensca Marlissa, Suster Gita Saba, dan Bidan Yunita Putri Salipadang.
Layanan Kesehatan yang Kolaboratif
Suster Gita Saba menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan dilakukan secara kolaboratif bersama puskesmas pembantu dengan jam layanan pukul 08.00 hingga 13.00 WIT, serta tetap melayani kondisi darurat. Ia menyebutkan bahwa penyakit yang dominan di kampung tersebut adalah Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA), yang dipengaruhi asap rokok dan kurangnya sirkulasi udara saat memasak menggunakan tungku.
Selain itu, tim juga memberikan makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak-anak setiap Senin hingga Sabtu. Adapun penyakit lain seperti malaria, namun angkanya kecil karena pihaknya selalu melakukan pemantauan minum obat hingga tuntas kepada masyarakat.
“Kami juga melakukan pemantauan minum obat malaria. Jika masyarakat tidak datang, kami kunjungi ke rumah sampai pengobatan tuntas,” ujarnya.
Penutup
Program Kampung Sehat di Aikawapuka telah menjadi salah satu bentuk upaya YPMAK dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah terpencil. Melalui kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat, program ini terus berupaya memberikan layanan yang optimal dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat setempat.










Discussion about this post