Peran Penting Imunisasi dalam Membentuk Generasi Sehat
Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu), Tri Tito Karnavian, mengajak masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk meningkatkan cakupan imunisasi anak. Gerakan ini bertujuan untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan tangguh.
Menurut Tri, orang tua memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa anak mereka mendapatkan imunisasi. Ia menekankan bahwa pemerintah sedang melakukan pemantauan terhadap kasus zero dose, yaitu kondisi anak yang sama sekali belum menerima imunisasi. Imunisasi, menurutnya, adalah hak anak yang harus dipenuhi oleh pemerintah bersama orang tua.
Capaian imunisasi yang tinggi di Sulsel tidak lepas dari peran aktif pimpinan daerah, yang mendorong partisipasi seluruh jajaran. “Ini adalah contoh terbaik yang pernah saya temui. Kami sudah menuju target-target yang diberikan oleh Kemenkes di tujuh provinsi, dan ternyata Sulawesi Selatan yang terbaik,” ujarnya dalam acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Imunisasi Zero Dose Provinsi Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Gowa, Selasa (5/5/2026).
Meski sering dianggap sebagai rutinitas bagi keluarga yang memiliki anak, Tri menyebut masih ada keluarga yang belum melaksanakan imunisasi. Oleh karena itu, intervensi pemerintah melalui kolaborasi Puskesmas, Posyandu, dan TP PKK sangat penting untuk meningkatkan cakupan imunisasi.
Ia juga mengapresiasi pendekatan pendataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa. “Saya bahagia karena Ibu Bupati menyatakan bahwa kegiatan ini menyasar by name, by address. Jadi bukan hanya angka, tapi per nama, per alamat, yang tentu data ini diketahui oleh para perangkat pemerintah setempat,” katanya.
Imunisasi sebagai Langkah Awal untuk Generasi Masa Depan
Tri menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah awal dalam membentuk generasi masa depan yang sehat. Imunisasi berperan penting dalam melindungi anak, khususnya balita, dari berbagai risiko penyakit di masa mendatang serta menjadi bagian dari upaya pencegahan yang efektif.
Ia juga menyoroti pentingnya pola asuh dalam keluarga. Menurutnya, masih adanya anak yang belum diimunisasi tidak lepas dari faktor pola asuh yang kurang tepat. “Kenapa imunisasi ini tidak dilakukan oleh orang tua? Pasti ada pola asuh yang salah. Nah, pola asuh ini tidak hanya mencakup kesehatan, tapi banyak juga hal-hal lain,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Tri berharap melalui penguatan monitoring bersama Puskesmas serta dukungan perangkat pemerintah hingga tingkat kecamatan dan desa, seluruh anak dapat memperoleh imunisasi secara lengkap. Ia juga mengapresiasi praktik baik di Sulsel yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
“Saya mengucapkan selamat kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan Kabupaten Gowa, yang sudah melaksanakan kegiatan ini dengan mencapai target lebih dari 80 persen yang menjadi target dari Kemenkes. Dan ini luar biasa juga mendukung promosi kita, PKK bisa membantu gerakan mencapai target-target nasional,” tandasnya.
Partisipasi Berbagai Pihak dalam Kegiatan Ini
Kegiatan ini turut dihadiri oleh beberapa tokoh penting seperti Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Naoemi Octarina Sudirman, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulsel dan Kabupaten Gowa.










Discussion about this post