klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Internasional

Tegangnya AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak Global

Redaksi by Redaksi
22 April 2026 - 18:47
Reading Time: 3 mins read
0
Tegangnya AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak Global
Buy JNews
ADVERTISEMENT



JAKARTA – Harga minyak dunia mengalami kenaikan signifikan akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini terjadi setelah terjadi serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz, yang memicu ancaman baru terhadap stabilitas pasar energi global.

Berdasarkan data dari CNBC International, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik sekitar 7% menjadi US$89,74 per barel. Sementara itu, harga minyak Brent untuk pengiriman Juni menguat hampir 5,8% ke posisi US$95,59 per barel. Kenaikan ini menunjukkan ketidakpastian yang tinggi di pasar minyak akibat perkembangan politik di kawasan Teluk Persia.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengklaim bahwa Angkatan Laut AS telah menembaki sebuah kapal kontainer Iran di Teluk Oman pada Minggu (19/4/2026). Menurut Trump, kapal tersebut mencoba menembus blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Pernyataan ini disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social.

Penyitaan kapal oleh AS terjadi setelah Iran menyerang sebuah kapal tanker di Selat Hormuz pada Sabtu. Kapal-kapal cepat Garda Revolusi dilaporkan menembaki tanker tersebut, sementara kapal kontainer lainnya terkena proyektil yang tidak diketahui asalnya. Informasi ini didapatkan dari laporan United Kingdom Maritime Operations Centre.

Trump juga menyampaikan ancaman terhadap Iran, yaitu akan menghancurkan seluruh pembangkit listrik dan jembatan di negara tersebut jika para pemimpin Iran tidak menyepakati kesepakatan dengan AS. Ia menilai serangan Iran terhadap kapal-kapal pada akhir pekan sebagai “pelanggaran total” terhadap perjanjian gencatan senjata yang akan berakhir pekan ini.

Belum ada kepastian apakah AS dan Iran akan melanjutkan putaran kedua perundingan damai di Pakistan. Trump menyebut bahwa kedua negara dijadwalkan bertemu di Islamabad pada Senin. Namun, Iran menyatakan tidak akan hadir dalam pertemuan tersebut karena masih berlangsungnya blokade laut AS serta beberapa keberatan lainnya, seperti dilaporkan oleh kantor berita negara IRNA.

Lonjakan ketegangan yang terjadi secara tiba-tiba pada akhir pekan ini muncul setelah kedua negara sebelumnya tampak mendekati kesepakatan pada akhir pekan lalu. Harga minyak sempat merosot pada Jumat pekan lalu setelah Iran menyatakan Selat Hormuz sepenuhnya dibuka untuk lalu lintas komersial sebagai respons terhadap kesepakatan gencatan senjata di Lebanon yang dimediasi AS.

Namun, tidak lama kemudian terungkap bahwa Iran tetap memberlakukan persyaratan transit yang sama seperti sebelumnya. Di sisi lain, Trump menolak untuk mencabut blokade laut AS terhadap Iran. Teheran kemudian mengubah sikap dan menyatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga blokade tersebut dicabut.

Faktor Penyebab Kenaikan Harga Minyak

  • Ketegangan geopolitik

    Ketegangan antara AS dan Iran memicu kekhawatiran tentang risiko gangguan pasokan minyak. Karena Selat Hormuz adalah jalur penting bagi perdagangan minyak global, setiap ancaman terhadap jalur ini dapat memengaruhi harga minyak.

  • Ancaman militer

    Pernyataan Trump tentang ancaman menghancurkan infrastruktur Iran meningkatkan ketegangan dan membuat investor khawatir akan konflik yang lebih besar.

  • Ketidakpastian perundingan damai

    Ketidakpastian apakah AS dan Iran akan melanjutkan perundingan damai di Pakistan memperburuk situasi. Ini memicu spekulasi di pasar minyak tentang potensi kenaikan harga.

Tindakan yang Dapat Dilakukan

  • Peningkatan diplomasi

    Kedua belah pihak perlu meningkatkan komunikasi untuk mencari solusi damai dan menghindari eskalasi konflik.

  • Stabilisasi pasar

    OPEC dan organisasi produsen minyak lainnya perlu memantau situasi dan menyesuaikan produksi untuk menjaga stabilitas harga.

  • Peningkatan keamanan maritim

    Negara-negara di kawasan Teluk Persia perlu meningkatkan keamanan maritim untuk mencegah serangan terhadap kapal-kapal komersial.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Putin Tetapkan Zona Keamanan 660 Kilometer di Ukraina, Tak Masuk Meja Negosiasi
Internasional

Putin Tetapkan Zona Keamanan 660 Kilometer di Ukraina, Tak Masuk Meja Negosiasi

17 Oktober 2026 - 15:49
Ukraina Klaim Cegat Drone KVS Rusia dengan Desain Sayap Cincin
Internasional

Ukraina Klaim Cegat Drone KVS Rusia dengan Desain Sayap Cincin

17 Oktober 2026 - 04:20
Trump Prediksi Konflik dengan Iran Segera Usai, Harga Minyak Bisa Turun Drastis
Internasional

Trump Prediksi Konflik dengan Iran Segera Usai, Harga Minyak Bisa Turun Drastis

15 Oktober 2026 - 21:25
Houthi Mengaku Tembak Jet Tempur Arab Saudi di Langit Saada
Internasional

Houthi Mengaku Tembak Jet Tempur Arab Saudi di Langit Saada

15 Oktober 2026 - 20:32
IRGC Klaim Tanker Minyak Meledak setelah Menabrak Ranjau di Selat Hormuz
Internasional

IRGC Klaim Tanker Minyak Meledak setelah Menabrak Ranjau di Selat Hormuz

12 Oktober 2026 - 17:27
Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakat Hentikan Serangan Energi, Kyiv Minta Penjelasan
Internasional

Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakat Hentikan Serangan Energi, Kyiv Minta Penjelasan

12 Oktober 2026 - 09:30
Next Post
Di Balik Tuduhan, Ini Fakta di Balik 750 Dapur MBG Uya Kuya

Di Balik Tuduhan, Ini Fakta di Balik 750 Dapur MBG Uya Kuya

Destinasi 12 tokoh drakor Mad Concrete Dreams, apakah keadilan tercapai?

Destinasi 12 tokoh drakor Mad Concrete Dreams, apakah keadilan tercapai?

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com