Pemerintah belum mengambil sikap atas usulan pembagian telepon seluler gratis kepada masyarakat. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo mengatakan, saat ini pemerintah baru menyiapkan skema pembukaan rekening gratis, sementara ide pemberian HP masih berada di tahap pembahasan awal. Wacana tersebut sebelumnya disampaikan Utusan Presiden Hashim Djojohadikusumo dan dikaitkan dengan program rekening gratis untuk penyaluran bantuan sosial.
Dradjad menegaskan bahwa pembahasan pemerintah sejauh ini belum menyentuh detail teknis program HP gratis. Menurut dia, negara memang sudah menyiapkan anggaran untuk pembukaan rekening, tetapi belum ada keputusan mengenai bagaimana telepon seluler itu akan dibagikan, dari mana sumber dananya, serta lembaga mana yang akan menjalankan program tersebut. Pernyataan itu ia sampaikan kepada awak media di JCC Senayan, Rabu (14/10/2026).
“Anggaran untuk pembukaan rekeningnya itu sudah siap. Kalau untuk HP-nya itu nanti kita bahas. Ya, nanti kita akan bahas itu lagi,” ujar Dradjad. Ia juga belum berani memastikan apakah program pembagian HP gratis bisa dijalankan pada tahun ini. Menurutnya, pemerintah harus membicarakan lebih jauh rancangan kebijakan tersebut sebelum menetapkan langkah berikutnya.
“Ya, kan belum dibahas. Kalau sudah kita bahas baru kita sampaikan,” katanya. Dengan kata lain, wacana HP gratis belum naik ke tahap keputusan, meski pembukaan rekening gratis sudah masuk dalam persiapan pemerintah. Fokus utama saat ini masih pada upaya menghadirkan akses rekening yang dapat digunakan masyarakat untuk menerima bantuan secara lebih mudah dan tertata.
Program rekening gratis itu sendiri diproyeksikan mulai berjalan pada 2026. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk memperluas akses layanan keuangan bagi warga, sekaligus mendukung distribusi bantuan sosial agar lebih tepat sasaran. Skema tersebut juga diharapkan mempermudah masyarakat yang belum memiliki rekening bank agar dapat terhubung dengan sistem keuangan formal.
Sebelumnya, pemerintah menargetkan pembukaan rekening gratis bagi sekitar 25,1 juta penduduk berusia di atas 17 tahun. Untuk program tersebut, anggaran yang disiapkan pada 2026 diperkirakan mencapai Rp 3,8 triliun. Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan rincian lanjutan mengenai kemungkinan keterkaitan antara program rekening gratis dan usulan pembagian HP gratis yang sempat mencuat ke publik.










Discussion about this post