Benidictus Siregar mengaku masih tak percaya saat dipercaya menjadi pemeran utama dalam film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati. Komedian yang selama ini lekat dengan karakter humor itu mengatakan kesempatan tersebut terasa jauh melampaui bayangannya sendiri, terutama karena film yang ia bintangi adalah drama, bukan komedi. Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers peluncuran trailer dan video musik film tersebut di Plaza Senayan XXI, Jakarta.
Di hadapan awak media, Benidictus—yang akrab disapa Beni—menceritakan bahwa rasa syukur dan terkejut datang bersamaan ketika melihat cuplikan filmnya. Ia menyebut dirinya belum sepenuhnya yakin bisa berada di posisi tersebut. “Kayaknya Tuhan terlalu baik deh. Masih enggak percaya. Terlalu melewati impian saya,” ujarnya.
Meski senang, Beni mengaku sempat diliputi rasa cemas setelah mengetahui dirinya mendapat peran utama. Kekhawatiran terbesarnya adalah reaksi penonton saat melihat dirinya bermain dalam film drama. Ia takut aktingnya justru menjadi bahan tertawaan. “Jujur saya takut diketawain, sumpah. Itu pikiran pertama saya,” katanya.
Proses menuju peran Ale di film ini juga tidak datang begitu saja. Beni harus mengikuti casting terlebih dahulu, dan di tengah proses itu ia sempat membayangkan hidupnya akan lebih ringan bila tidak lolos seleksi. Ia menggambarkan momen tersebut sebagai situasi yang membuatnya sangat tegang karena sadar tanggung jawab yang menanti jika terpilih. Namun ketika akhirnya dinyatakan lolos, perasaan lega dan bahagia langsung menggantikan rasa khawatir.
Menurut Beni, menerima peran utama berarti ia memikul kewajiban besar untuk menuntaskan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Walau sempat deg-degan, ia akhirnya menikmati kesempatan itu. Ia menilai pengalaman terlibat dalam produksi ini sebagai salah satu yang paling menyenangkan sepanjang kariernya. Suasana kerja di lokasi syuting, kata dia, terasa nyaman dan mendukung.
Beni bahkan menyoroti sikap seluruh tim yang membuat proses syuting terasa ringan. Ia menyebut para pemain dan kru sama-sama bekerja dengan pendekatan yang tenang dan tanpa teriakan di lokasi. Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati sendiri mengangkat tema pencarian makna hidup dan kebahagiaan lewat hal-hal sederhana yang sering terlewat. Kisah Ale menunjukkan bagaimana pertemuan dengan orang baru dapat mengubah cara pandang seseorang terhadap hidup. Film ini diproduksi Sinergi Pictures dan Ben Film, dengan Nia Dinata sebagai ko-produser serta Alim Sudio sebagai penulis skenario. Selain Benidictus Siregar, film tersebut dibintangi Chicco Kurniawan, Teuku Rifnu Wikana, Tika Panggabean, Zulfa Maharani, Nita Gunawan, Jourdy Pranata, Pangeran Lantang, dan Dewi Irawan. Karya sutradara Kuntz Agus itu dijadwalkan tayang di bioskop pada 12 November 2026.










Discussion about this post