klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Ekonomi

Harga emas global turun lagi di tengah ketegangan Iran

Redaksi by Redaksi
6 April 2026 - 11:54
Reading Time: 2 mins read
0
Harga emas global turun lagi di tengah ketegangan Iran


Harga emas dunia mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir, seiring dengan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Pada Jumat (3/4), harga emas spot turun sebesar 1,85 persen menjadi USD 4.669,05 per troy ons. Sementara itu, harga emas berjangka AS juga melemah hingga 2,8 persen, mencapai USD 4.679,70.

Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga emas. Menurut laporan dari Reuters, pada pekan lalu, dolar AS menguat sebesar 0,44 persen pada Kamis (3/4). Penurunan harga emas terjadi di tengah situasi di mana dolar AS semakin kuat, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS tenor 10 tahun mengalami penurunan sebesar 1,6 basis poin, turun ke level 4,305 persen. Sementara itu, yield obligasi dua tahun tetap stabil di angka 3,803 persen. Kenaikan ekspektasi inflasi disebut sebagai salah satu alasan mengapa bank sentral mungkin akan mempertahankan suku bunga yang tinggi.

Ketidakpastian pasar juga dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam pidatonya, dia menyatakan bahwa serangan terhadap Iran akan ditingkatkan dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Namun, sehari sebelumnya, Trump sempat mengatakan bahwa AS akan keluar dari konflik tersebut. Perubahan sikap ini menambah ketidakpastian di pasar keuangan.

“Pasar akan kembali dalam posisi defensif, mengingat adanya potensi aksi militer lanjutan dan ancaman terhadap infrastruktur,” kata Jon Withaar, analis dari Pictet Asset Management, dikutip dari Reuters.

Di Asia, Bank Sentral India juga mengambil langkah-langkah intervensi untuk mengatasi pelemahan rupee. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melarang perdagangan non-deliverable forwards (NDF). Kebijakan ini berhasil mendorong penguatan rupee sekitar 2 persen. Namun, banyak analis meragukan keberlanjutan penguatan tersebut dalam jangka panjang.

Beberapa faktor seperti eskalasi ketegangan politik, perubahan kebijakan moneter, dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing terus memengaruhi dinamika pasar. Hal ini menjadikan emas sebagai aset yang relatif rentan terhadap volatilitas pasar, terutama dalam kondisi ketidakpastian geopolitik.

Buy JNews
ADVERTISEMENT



Selain itu, pengaruh dari pernyataan pejabat pemerintah dan kebijakan moneter bank sentral juga menjadi faktor penting yang memengaruhi harga emas. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung mencari aset yang lebih aman, meskipun pada saat bersamaan, tekanan inflasi dan suku bunga tinggi bisa mengurangi daya tarik emas sebagai investasi.

Perkembangan terbaru di pasar keuangan menunjukkan bahwa emas masih menjadi aset yang sensitif terhadap perubahan lingkungan ekonomi dan politik. Dengan situasi yang terus berubah, para pelaku pasar harus tetap waspada dan memantau perkembangan secara berkala.



Dalam konteks global, harga emas tidak hanya dipengaruhi oleh situasi domestik, tetapi juga oleh pergerakan pasar internasional. Kenaikan dolar AS, perubahan kebijakan moneter, dan risiko geopoliitik menjadi faktor-faktor yang saling terkait dan memengaruhi arah pergerakan harga emas.

Dengan demikian, tren penurunan harga emas dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa pasar sedang mencermati berbagai indikator ekonomi dan politik. Investor dan analis perlu memperhatikan perubahan-perubahan ini untuk dapat mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola portofolio mereka.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Celios Soroti Transparansi dan Independensi Bursa di Balik Ancaman Penurunan Status Pasar Saham Indonesia
Ekonomi

Celios Soroti Transparansi dan Independensi Bursa di Balik Ancaman Penurunan Status Pasar Saham Indonesia

19 Oktober 2026 - 04:55
Celios Kaitkan Akuisisi BYAN dengan Kekhawatiran Turunnya Kelas Pasar Saham Indonesia
Ekonomi

Celios Kaitkan Akuisisi BYAN dengan Kekhawatiran Turunnya Kelas Pasar Saham Indonesia

17 Oktober 2026 - 22:53
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Pasar Cermati Sentimen MSCI dan RDG BI
Ekonomi

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Pasar Cermati Sentimen MSCI dan RDG BI

17 Oktober 2026 - 18:28
Harga BBM Pertamina 17 Oktober 2026 Stabil, Nonsubsidi Masih Tahan di Level September
Ekonomi

Harga BBM Pertamina 17 Oktober 2026 Stabil, Nonsubsidi Masih Tahan di Level September

17 Oktober 2026 - 11:24
Bank Jatim Ingatkan Risiko Jika Gaji ASN Dialihkan ke Koperasi
Ekonomi

Bank Jatim Ingatkan Risiko Jika Gaji ASN Dialihkan ke Koperasi

16 Oktober 2026 - 21:16
Usulan MSCI Ubah Status Indonesia Picu Tekanan Tajam di Bursa Saham
Ekonomi

Usulan MSCI Ubah Status Indonesia Picu Tekanan Tajam di Bursa Saham

16 Oktober 2026 - 17:44
Next Post
Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Gladiator Geng Pelajar Yogyakarta

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Gladiator Geng Pelajar Yogyakarta

Muhammad Suryo, Bos Rokok HS Magelang yang Mangkir dari Pemanggilan KPK

Muhammad Suryo, Bos Rokok HS Magelang yang Mangkir dari Pemanggilan KPK

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com