klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Ekonomi

Dolar AS Melonjak, BI Turunkan Batas Pembelian Dolar ke USD 25 Ribu

Redaksi by Redaksi
19 Mei 2026 - 19:48
Reading Time: 3 mins read
0
Dolar AS Melonjak, BI Turunkan Batas Pembelian Dolar ke USD 25 Ribu

Kebijakan Bank Indonesia dalam Menjaga Stabilisasi Rupiah

Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan batas maksimum pembelian dolar AS tanpa underlying menjadi USD 25 ribu per orang per bulan. Sebelumnya, otoritas moneter telah mengurangi batas beli dolar AS tanpa underlying dari USD 100 ribu menjadi USD 50 ribu per orang per bulan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi BI untuk menjaga stabilitas nilai rupiah.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dilakukan dalam rangka menjaga nilai tukar rupiah yang saat ini sedang tertekan di kisaran Rp 17.600 per dolar AS. Intervensi di pasar valuta asing menjadi salah satu langkah utama BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Selain itu, BI juga meningkatkan tingkat imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi 6,41 persen guna mendukung arus masuk modal asing.

Menurut Perry, kebijakan tersebut dinilai cukup efektif. Hal ini terlihat dari arus masuk modal bersih melalui SRBI yang mencapai USD 105,16 miliar secara tahun kalender hingga 18 Mei 2026. “Kenapa kami meningkatkan bunga SRBI? Supaya net inflow masih terjadi. Alhamdulillah itu mencatat inflow, sehingga menambah pasokan valas di dalam negeri,” ujarnya saat berbicara di DPR, Senin (18/5).

Selain itu, BI juga memperluas transaksi yuan-rupiah di pasar domestik agar dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Perry menyampaikan bahwa BI akan menurunkan batas pembelian dolar AS tunai di pasar domestik tanpa underlying dari sebelumnya USD 50 ribu per pelaku per bulan menjadi USD 25 ribu mulai Juni mendatang.

“Hal ini kami lakukan supaya yang beli dolar AS adalah yang betul-betul membutuhkan,” katanya.

Saat ini, BI memiliki cadangan devisa sebesar USD 114 miliar dan telah meningkatkan intensitas intervensi di pasar valuta asing, baik melalui pasar spot, lindung nilai, maupun forward. Meski demikian, menurut Perry, jumlah tersebut masih berada di atas standar Assessing Reserve Adequacy (ARA) yang ditetapkan Dana Moneter Internasional (IMF).

“Jadi, kami pastikan cadangan devisa lebih dari cukup,” ujar Perry dalam Rapat Kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (18/5).

“Cadangan devisa lebih dari USD 100 miliar. Masih lebih dari cukup, sehingga dosis intervensinya kami naikkan,” imbuh dia.

Strategi BI dalam Menghadapi Tekanan Rupiah

BI terus memantau kondisi ekonomi dan kebijakan moneternya terus disesuaikan dengan situasi pasar. Penurunan batas pembelian dolar AS tanpa underlying merupakan bagian dari upaya BI untuk mengurangi permintaan valuta asing yang tidak perlu. Dengan begitu, BI bisa memastikan bahwa dolar AS digunakan hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak.

Selain itu, peningkatan suku bunga SRBI juga bertujuan untuk menarik lebih banyak arus modal asing. Dengan adanya arus masuk modal yang stabil, BI dapat memperkuat posisi rupiah di pasar valuta asing. Ini juga membantu menjaga ketersediaan valuta asing di dalam negeri.

Perry menegaskan bahwa cadangan devisa BI tetap dalam kondisi yang aman dan memenuhi standar internasional. Dengan cadangan yang mencapai USD 114 miliar, BI memiliki fleksibilitas yang cukup untuk melakukan intervensi jika diperlukan.

Tantangan dan Langkah Ke depan

Meskipun BI telah melakukan berbagai langkah, tekanan terhadap rupiah masih terasa. Harga dolar AS terhadap rupiah terus bergerak di kisaran Rp 17.600, yang menunjukkan bahwa BI harus terus waspada terhadap fluktuasi pasar.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Untuk menghadapi tantangan ini, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan lembaga lain, seperti pemerintah dan lembaga keuangan swasta. Selain itu, BI juga akan memperluas kerja sama dengan negara-negara mitra dagang untuk memperkuat sistem perdagangan dan investasi yang lebih stabil.

Dalam jangka panjang, BI akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan mempersiapkan kebijakan yang responsif terhadap perubahan kondisi pasar. Dengan strategi yang matang dan komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi, BI siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Rencana Alih Kelola Geo Dipa dan PNM Berhenti Setelah Tak Kantongi Restu Presiden
Ekonomi

Rencana Alih Kelola Geo Dipa dan PNM Berhenti Setelah Tak Kantongi Restu Presiden

5 Oktober 2026 - 00:55
BPDP Dorong Sawit, Kakao, dan Kelapa Naik Kelas Lewat Produk Turunan
Ekonomi

BPDP Dorong Sawit, Kakao, dan Kelapa Naik Kelas Lewat Produk Turunan

2 Oktober 2026 - 18:56
Kemenkeu Kaji Kenaikan PTKP, Pemerintah Hitung Dampak ke Daya Beli dan Penerimaan Pajak
Ekonomi

Kemenkeu Kaji Kenaikan PTKP, Pemerintah Hitung Dampak ke Daya Beli dan Penerimaan Pajak

2 Oktober 2026 - 18:55
Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Stabil di Sejumlah Daerah
Ekonomi

Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Stabil di Sejumlah Daerah

1 Oktober 2026 - 09:18
Pemerintah Siapkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja pada Kuartal IV 2026
Ekonomi

Pemerintah Siapkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja pada Kuartal IV 2026

1 Oktober 2026 - 08:18
Rupiah Menguat ke Rp 17.894 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan 12 Agustus 2026
Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp 17.894 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan 12 Agustus 2026

30 September 2026 - 19:17
Next Post
Wagub Babel Divonis 4 Bulan, Tunggakan Kamar 1,5 Tahun, Gaji Manajer Hotel Dipotong

Wagub Babel Divonis 4 Bulan, Tunggakan Kamar 1,5 Tahun, Gaji Manajer Hotel Dipotong

Eks Kasat Resnarkoba Kubar Diborgol dan Dipecat, Dibawa ke Jakarta Terkait Peredaran Narkoba

Eks Kasat Resnarkoba Kubar Diborgol dan Dipecat, Dibawa ke Jakarta Terkait Peredaran Narkoba

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com