Memperkuat Komunikasi Publik Pemerintah di Era Digital: Sinergi dan Strategi di Kalimantan Selatan
Banjarmasin – Dalam lanskap informasi digital yang terus berubah dan semakin deras, kemampuan pemerintah untuk berkomunikasi secara efektif dengan publik menjadi semakin krusial. Menyadari tantangan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sebuah forum penting bertajuk Public Communication Summit 2026. Acara yang diselenggarakan di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, pada Rabu, Juni 2026, ini mengusung tema “Sinergi Pengelolaan Isu dan Reputasi di Era Digital”.
Forum ini menjadi ajang pertemuan strategis yang dihadiri oleh beragam pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), praktisi komunikasi profesional, insan media, serta elemen masyarakat lain yang memiliki peran dalam ekosistem komunikasi publik. Suasana Mahligai Pancasila pada hari itu dipenuhi antusiasme para peserta yang berdatangan, banyak di antaranya mengenakan pakaian sasirangan khas Kalimantan Selatan, menambah semarak suasana pertemuan.
Ruang Kolaborasi untuk Menghadapi Arus Informasi
Public Communication Summit 2026 dirancang sebagai sebuah ruang bersama yang vital untuk memperkuat koordinasi antarlembaga, menyamakan persepsi yang fundamental, dan yang terpenting, membangun komitmen bersama dalam menghadapi dinamika komunikasi di era digital yang berkembang dengan kecepatan luar biasa.
Kepala Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan, Muslim, dalam laporannya menyampaikan harapan besar terhadap gelaran ini. “Kami berharap pertemuan hari ini dapat menciptakan sinergi yang kuat antarlembaga dalam menangani isu-isu publik. Tujuannya adalah agar isu-isu tersebut dapat dikelola melalui narasi-narasi yang bersifat positif, terkoordinasi, dan mampu menjangkau audiens dengan efektif,” ujar Muslim.
Beliau menekankan bahwa di era modern ini, komunikasi publik tidak lagi dapat dijalankan secara terkotak-kotak atau parsial. Diperlukan adanya kesamaan pandangan dan kolaborasi lintas sektor yang solid agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat tersampaikan secara konsisten, jelas, dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk membangun kesamaan persepsi dan menguatkan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan komunikasi publik yang benar-benar terintegrasi dan efektif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Adaptasi dan Responsivitas di Era Digital
Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah cara informasi menyebar. Arus informasi kini bergerak dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, menuntut pemerintah untuk tidak hanya mampu menyampaikan informasi yang akurat dan tepat waktu, tetapi juga secara proaktif menjaga dan memelihara kepercayaan publik. Hal ini hanya dapat dicapai melalui komunikasi yang tidak hanya responsif terhadap perubahan, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan audiens, serta terkoordinasi antarberbagai lini.
Diskusi Mendalam dan Deklarasi Komitmen
Dalam rangkaian Public Communication Summit 2026, para peserta tidak hanya berdiskusi, tetapi juga terlibat aktif dalam sesi-sesi pemaparan yang menghadirkan sejumlah narasumber nasional terkemuka. Topik-topik yang dibahas mencakup spektrum isu strategis yang relevan dengan komunikasi publik masa kini. Beberapa di antaranya meliputi:
- Pengelolaan Isu Publik: Strategi efektif dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan merespons isu-isu yang muncul di ruang publik.
- Komunikasi Krisis: Teknik dan pendekatan yang tepat untuk mengelola komunikasi selama situasi krisis yang dapat mengancam reputasi pemerintah.
- Hubungan Media dan Pemerintah: Membangun kemitraan yang konstruktif antara media massa dan instansi pemerintah untuk penyampaian informasi yang akurat.
- Pemanfaatan Media Sosial: Strategi optimal dalam memanfaatkan platform media sosial sebagai alat komunikasi, edukasi, dan interaksi dengan masyarakat.
- Kecerdasan Buatan (AI) dalam Komunikasi Publik: Menjelajahi potensi dan tantangan penerapan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi komunikasi publik.
Selain diskusi panel yang informatif, puncak dari kegiatan ini adalah dilakukannya deklarasi komitmen bersama. Deklarasi ini menjadi sebuah pernyataan tegas dan kesepakatan kolektif dari seluruh peserta untuk bersama-sama memperkuat pengelolaan isu-isu publik yang dihadapi pemerintah dan secara konsisten menjaga serta meningkatkan reputasi pemerintah. Upaya ini akan dilakukan melalui penerapan strategi komunikasi yang lebih terintegrasi dan sinergis di seluruh wilayah Kalimantan Selatan, memastikan pesan yang disampaikan konsisten dan berdampak positif.









Discussion about this post