Tragedi di Jalan Raya: Pasangan Suami Istri Renggut Nyawa Akibat Truk Terguling
Muara Enim, Sumatra Selatan – Pagi yang seharusnya diisi dengan aktivitas rutin berubah menjadi tangisan pilu di Jalan Raya Palembang-Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan. Senin, 1 Juni 2026, sekitar pukul 07.30 WIB, dua nyawa melayang dalam kecelakaan lalu lintas tragis yang melibatkan sebuah truk bermuatan mi instan dan sebuah sepeda motor. Korban adalah sepasang suami istri yang tak sempat menghindari maut setelah truk yang mereka tuntun mengalami rem blong dan terguling.
Kedua korban, yang diidentifikasi sebagai Towil (52) dan Rotiah (50), merupakan warga RT 04/04 Lingkungan IV, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Mereka mengendarai sepeda motor Vario dari arah yang sama dengan truk tersebut. Naas, ketika melintasi turunan flyover Gelumbang, truk yang dikemudikan oleh Senen (25), warga Komplek Pulogadung Permai, Blok K No. 053 RT 54/10, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, mengalami masalah pada sistem pengereman.
Kronologi Kejadian yang Mengerikan
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, insiden nahas ini bermula ketika truk bernomor polisi BG 8139 RW yang dikemudikan oleh Senen melaju dari arah Palembang menuju Prabumulih. Saat memasuki area flyover Gelumbang yang memiliki kontur menurun, sopir truk mendadak menyadari bahwa rem kendaraannya tidak berfungsi. Dalam situasi panik, diduga ada kendaraan di depannya yang melakukan manuver berbelok, membuat sopir truk berusaha keras untuk menghindarinya.
Upaya menghindar tersebut berujung pada hilangnya kendali atas truk. Kendaraan besar itu oleng dengan hebat sebelum akhirnya terguling. Sialnya, posisi terguling truk tepat menimpa sepeda motor Vario yang dikendarai oleh pasangan suami istri Towil dan Rotiah. Muatan mi instan yang dibawa truk pun berhamburan memenuhi badan jalan, menambah kesan mencekam di lokasi kejadian.
Identitas Korban dan Sopir Truk
Pasangan suami istri Towil dan Rotiah dinyatakan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian akibat luka parah yang mereka derita. Sementara itu, sopir truk, Senen, berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dan kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tindakan Kepolisian dan Penyelidikan Lanjutan
Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra, melalui Kasat Lantas, AKP Nadhya Nabilla, didampingi Kanit Laka, Ipda Tri Yudarta, membenarkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua nyawa tersebut.
“Penyebabnya diduga kelalaian pengemudi mobil truk yang kurang berhati-hati mengendarai kendaraannya,” ujar Kasat Lantas AKP Nadhya Nabilla.
Pihak kepolisian dengan sigap langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Mereka segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti awal. Korban meninggal dunia kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi dan penyerahan jenazah kepada keluarga.
Selain itu, barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan juga telah diamankan. Barang bukti tersebut meliputi:
- Satu unit mobil truk dengan nomor polisi BG 8139 RW.
- Satu unit sepeda motor Vario.
- Satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) BG 8139 RW.
Barang bukti ini akan digunakan sebagai bagian dari proses investigasi lebih lanjut untuk menentukan secara pasti penyebab dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan maut ini.
Kecelakaan seperti ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesadaran berlalu lintas dan pentingnya perawatan rutin kendaraan, terutama untuk kendaraan angkutan barang yang memiliki risiko lebih tinggi. Pengemudi diharapkan selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.










Discussion about this post