JAKARTA, KLIKKEPRI.com – Ramainya keluhan di media sosial soal gangguan sistem computer assisted test (CAT) pada seleksi manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mendapat respons dari Kementerian Koperasi (Kemenkop).
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) untuk menangani laporan tersebut.
Farida menerangkan, rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih merupakan seleksi bersama yang dikoordinasikan Badan Pengaturan (BP) BUMN.
Untuk teknis pelaksanaan, termasuk CAT, sepenuhnya dijalankan BKN dengan memanfaatkan kantor regional di 26 provinsi.
Posisi Kemenkop ada di Panselnas, bertugas menghimpun dan meneruskan laporan terkait seleksi.
“Laporan-laporan dari media sosial sudah kami koordinasikan dengan BKN dan Panselnas di bawah KemenmPAN RB,” tegas Farida dalam konferensi pers di kantornya Jakarta, Jumat (9/5/2026.
Soal detail kendala teknis, Wamenkop menyebut BKN akan memberikan penjelasan langsung sebagai pelaksana tes CAT.
Terpisah, BKN dalam keterangannya Jumat lalu mengakui adanya dinamika di lapangan, salah satunya peserta kesulitan menyelesaikan soal karena keterbatasan waktu.
BKN meminta peserta tetap tenang dan tidak menekan jawaban berulang kali, karena setiap jawaban yang tersimpan otomatis tercatat di sistem.
Peserta diimbau memberi jeda saat trafik tinggi agar sistem bisa memproses jawaban dengan optimal.
BKN juga menegaskan terus mengoptimalkan akses dan keamanan sistem CAT selama tes massal.
Sampai hari keempat, 140.211 peserta telah ikut CAT dari 483.648 pelamar yang lolos administrasi. Tes kompetensi berlangsung 3-12 Mei 2026.***










Discussion about this post