BATAM, KLIKKEPRI.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan perbaikan dan relokasi pipa air minum berdiameter 800 mm di depan Kawasan Batamindo, Muka Kuning, rampung pada Sabtu 29 Agustus 2026 pukul 14.45 WIB.
Pasca perbaikan, pengaliran air ke wilayah terdampak dilakukan bertahap dengan tetap memperhatikan keamanan dan kestabilan jaringan.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan pemulihan layanan air menjadi prioritas.
“Pekerjaan pipa sudah selesai. Sekarang fokus memastikan air kembali mengalir dan tekanan normal. Tim harus kawal sampai pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Amsakar, Senin 31 Agustus 2026.
Amsakar juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan suplai air dan meminta hal ini jadi evaluasi agar penanganan gangguan ke depan lebih cepat dan responsif.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyebut kebutuhan air adalah kebutuhan dasar.
“Ini bukan sekadar teknis, tapi menyangkut kehidupan sehari-hari. Pastikan air benar-benar sampai ke masyarakat yang masih terdampak,” ujarnya.
Berdasarkan data lapangan, wilayah Batu Aji, Tembesi, dan Marina sudah mulai menerima aliran.
Sementara Sagulung dan Sei Lekop masih dalam proses pemulihan karena berada di elevasi tinggi dan ujung jaringan.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano menjelaskan, saat ini debit IPA Duriangkang 3 dan 4 baru mencapai 600 liter/detik dengan tekanan 9 bar dari target normal 750 liter/detik dan 12 bar. Peningkatan akan dilakukan bertahap.
Sebelumnya, pekerjaan relokasi dimulai 26 Agustus 2026. Saat uji coba 28 Agustus ditemukan kebocoran sehingga perlu perbaikan lanjutan hingga akhirnya tuntas 29 Agustus.
BP Batam bersama PT Air Batam Hilir terus memantau debit, tekanan, dan distribusi serta menyiapkan langkah bantuan bagi masyarakat yang masih terdampak.***










Discussion about this post