Prediksi Penguatan IHSG dengan Pergerakan Saham yang Menjanjikan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami penguatan secara terbatas pada perdagangan hari ini, Rabu (6/5/2026). Beberapa saham seperti RAJA, PADI, dan GZCO menjadi rekomendasi utama dari BRI Danareksa Sekuritas untuk diperdagangkan. Analisis teknikal menunjukkan bahwa IHSG masih memiliki potensi penguatan dengan area resistance di kisaran 7.100—7.160.
Rilis data pertumbuhan ekonomi yang positif menjadi salah satu faktor pendorong penguatan IHSG. Data tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% pada triwulan pertama 2026, melampaui ekspektasi pasar sebesar 5,30%. Pertumbuhan ini juga menunjukkan akselerasi dari ekspansi 5,39% yang tercatat pada kuartal IV/2025. Hal ini memicu penguatan IHSG ke atas level 7.000.
Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas
Reza Diofanda, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, menyatakan bahwa saham-saham perbankan dan konglomerasi diproyeksikan menjadi tulang punggung IHSG dalam waktu dekat. Berikut adalah rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas:
- PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA)
- Target harga: Rp4.670—Rp5.025
-
Stop loss: Di bawah Rp4.100
-
PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI)
- Target harga: Rp130—Rp139
-
Stop loss: Di bawah Rp115
-
PT Gozco Plantations Tbk. (GZCO)
- Target harga: Rp234—Rp242
- Stop loss: Di bawah Rp220
Selain itu, Reza juga merekomendasikan sell saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) pada target harga Rp1.170 lantaran pergerakan sahamnya masih menunjukkan tekanan signifikan setelah ditutup di level Rp1.485. DSSA masuk dalam kategori saham Unusual Market Activity (UMA), sehingga menjadi perhatian khusus bagi investor.
Pergerakan IHSG pada Hari Sebelumnya
Pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil rebound dan menguat sebesar 1,22% ke level 7.057,10. Net sell asing tercatat senilai Rp317 miliar di pasar reguler. Kenaikan indeks didorong oleh penguatan sejumlah big caps seperti TPIA, UNVR, dan BBRI.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat sebesar 1,22% atau 85,15 poin menuju 7.057,10. Indeks komposit dibuka pada level 6.968,56 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 7.069,20. Terdapat 342 saham menguat, 314 saham turun, dan 163 saham stagnan.
Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.654 triliun. Dari jajaran big caps, kenaikan tertinggi dicatatkan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar 19,70% ke Rp6.075 dan saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) tumbuh 5,13% menjadi Rp1.640 per saham.
Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) turut menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 4,55% ke Rp5.175, sementara saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) terapresiasi sebesar 3,62% menjadi Rp3.150.
Penurunan Saham yang Perlu Diperhatikan
Adapun penurunan tertinggi dicatatkan saham PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar 3,29% menjadi Rp5.875 per saham, sedangkan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) membukukan penurunan sebesar 2,62% ke level Rp1.485 per saham.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.










Discussion about this post