klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Berita

Tagihan Listrik Naik? PLN Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif

Redaksi by Redaksi
20 Juni 2026 - 04:55
Reading Time: 4 mins read
0
Tagihan Listrik Naik? PLN Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif

Tagihan Listrik Naik: Mitos atau Fakta? Penjelasan Lengkap dari PLN

Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh keluhan sejumlah pelanggan listrik yang mengaku tagihan listrik mereka melonjak drastis. Isu kenaikan tarif listrik pun santer beredar, menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun, benarkah tarif listrik mengalami kenaikan? PT PLN (Persero) memberikan bantahan tegas terhadap kabar tersebut, menjelaskan bahwa tidak ada penyesuaian tarif listrik yang dilakukan.

Klaim dari berbagai warganet di platform media sosial menunjukkan adanya kenaikan tagihan yang signifikan. Salah seorang pengguna Facebook menulis, “Betul punyaku juga naik,” sementara pengguna lain mengungkapkan, “Punya saya bulan ini jadi 600rb padahal cuma 900watt tanpa TV tanpa AC. Emang gilaaa tagihannya.” Ungkapan-ungkapan ini mencerminkan keresahan yang dirasakan banyak pelanggan akibat lonjakan tagihan yang tidak terduga.

Bantahan Tegas dari PLN: Tarif Listrik Tetap Stabil

Menanggapi ramainya informasi yang beredar, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026 tetap sama seperti kebijakan pemerintah. Dengan kata lain, tidak ada kenaikan tarif listrik yang diberlakukan.

“Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik, PLN menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik,” ujar Gregorius dalam sebuah pernyataan tertulis pada Selasa, Juni 2026. Pernyataan ini mengklarifikasi bahwa dasar perhitungan tagihan listrik tidak mengalami perubahan tarif.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Tagihan Listrik

Lantas, jika tarif tidak naik, mengapa tagihan listrik terasa lebih mahal? Gregorius menjelaskan bahwa kenaikan tagihan yang dirasakan oleh sebagian pelanggan dipicu oleh perubahan pola konsumsi listrik. Perubahan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal maupun internal.

Beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan peningkatan konsumsi listrik antara lain:

  • Perubahan Cuaca: Peningkatan suhu udara, terutama di musim panas, mendorong penggunaan perangkat pendingin ruangan (AC) menjadi lebih intensif. Hal ini secara langsung meningkatkan konsumsi daya listrik.
  • Peningkatan Aktivitas di Rumah: Dengan semakin banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah, penggunaan berbagai peralatan elektronik seperti televisi, komputer, pengisi daya gawai, dan peralatan rumah tangga lainnya cenderung meningkat. Semakin banyak perangkat yang digunakan secara bersamaan atau dalam durasi yang lebih lama, semakin besar pula konsumsi listriknya.
  • Intensitas Penggunaan Peralatan Elektronik: Selain jumlah perangkat, frekuensi dan durasi penggunaan peralatan elektronik juga menjadi penentu. Misalnya, penggunaan AC yang lebih sering, menyalakan lampu lebih lama, atau menggunakan peralatan dapur elektrik lebih sering dapat berkontribusi pada kenaikan tagihan.

“Adanya kenaikan tagihan listrik yang dirasakan sebagian pelanggan dapat dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik,” jelas Gregorius. Dengan kata lain, meskipun tarif per kilowatt-hour (kWh) tetap sama, total tagihan akan meningkat jika jumlah kWh yang dikonsumsi juga meningkat.

Tips Bijak Menggunakan Listrik dari PLN

Untuk membantu pelanggan mengelola konsumsi listrik dan tagihan agar tetap efisien, PLN mendorong penggunaan listrik secara aman dan bijak. Beberapa langkah sederhana dapat diterapkan di rumah:

  • Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala: Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan aman. Kabel yang terkelupas atau sambungan yang longgar dapat menyebabkan kebocoran listrik dan meningkatkan konsumsi daya.
  • Cabut Perangkat Elektronik yang Tidak Digunakan: Banyak perangkat elektronik yang tetap mengonsumsi daya listrik meskipun dalam kondisi mati atau standby (disebut juga phantom load). Mencabut steker dari stopkontak saat tidak digunakan dapat menghemat listrik secara signifikan.
  • Manfaatkan Aplikasi PLN Mobile: Pelanggan dapat memantau riwayat pembelian token listrik (untuk pelanggan prabayar) dan pembayaran tagihan (untuk pelanggan pascabayar) secara mandiri melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini juga menyediakan fitur untuk mengelola pola penggunaan listrik secara lebih efisien. Dengan memantau konsumsi harian atau bulanan, pelanggan dapat mengidentifikasi penggunaan listrik yang berlebihan dan mengambil tindakan korektif.

Tarif Listrik Stabil Sejak 2022

PLN juga mengingatkan bahwa tarif listrik tidak mengalami kenaikan sejak tahun 2022. Melalui akun media sosial resmi mereka pada Mei 2026, PLN menegaskan, “Sering merasa listrik makin mahal? Tenang, tarif listrik tidak naik (tetap) sejak tahun 2022 sampai 2026.” Pernyataan ini semakin memperkuat klaim bahwa kenaikan tagihan bukan disebabkan oleh perubahan tarif dasar listrik.

Rincian Tarif Dasar Listrik

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah tarif dasar listrik berdasarkan golongan daya pelanggan yang berlaku:

Golongan Rumah Tangga:
* 900 VA RTM: Rp1.352,00/kWh
* 1.300 – 2.200 VA: Rp1.444,70/kWh
* ≥ 3.500 VA: Rp1.699,53/kWh

Golongan Bisnis dan Industri:
* > 200 kVA (Industri): Rp1.122,00/kWh
* 6.600 VA – 200 kVA (Bisnis): Rp1.444,70/kWh
* ≥ 30.000 kVA (Industri): Rp996,74/kWh

Setiap pembayaran listrik, baik melalui sistem prabayar maupun pascabayar, terdiri dari beberapa komponen biaya utama:

  • Tarif listrik: Sesuai dengan golongan daya pelanggan.
  • PPJ (Pajak Penerangan Jalan): Besaran pajak ini bervariasi di setiap daerah.
  • PPN (Pajak Pertambahan Nilai): Khusus dikenakan untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 6.600 VA ke atas.

Sebagai ilustrasi, berikut adalah contoh besaran PPJ di wilayah Jakarta jika pembayaran dilakukan melalui PLN Mobile (metode pembayaran lain mungkin dikenakan biaya administrasi tambahan):

  • Pelanggan dengan daya ≤ 2.200 VA: 2,4 persen
  • Pelanggan dengan daya 3.500 – 5.500 VA: 3 persen
  • Pelanggan dengan daya ≥ 6.600 VA: 4 persen

Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi tagihan dan menerapkan tips penggunaan listrik yang bijak, pelanggan dapat mengelola konsumsi energi mereka dengan lebih baik dan menghindari kenaikan tagihan yang tidak diinginkan.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Darmawan Prasodjo Diganti Sementara di Pucuk Pimpinan PLN, Suroso Isnandar Ambil Alih
Berita

Darmawan Prasodjo Diganti Sementara di Pucuk Pimpinan PLN, Suroso Isnandar Ambil Alih

15 Oktober 2026 - 01:59
Martha Tilaar Wafat di Usia 89 Tahun, Warisan Sariayu dan Industri Kecantikan Lokal
Berita

Martha Tilaar Wafat di Usia 89 Tahun, Warisan Sariayu dan Industri Kecantikan Lokal

14 Oktober 2026 - 13:37
Dari Aset Sitaan Koruptor, Dua Rumah Bersejarah di Kraton Jogja Kini Jadi Pusat Budaya
Berita

Dari Aset Sitaan Koruptor, Dua Rumah Bersejarah di Kraton Jogja Kini Jadi Pusat Budaya

14 Oktober 2026 - 05:40
RJ Mitte, Bintang ‘Breaking Bad’, Meninggal di Texas pada Usia 34 Tahun
Berita

RJ Mitte, Bintang ‘Breaking Bad’, Meninggal di Texas pada Usia 34 Tahun

14 Oktober 2026 - 04:47
Kritik Menguat di Washington atas Kesepakatan Diesel AS-Rusia di Tengah Perang Ukraina
Berita

Kritik Menguat di Washington atas Kesepakatan Diesel AS-Rusia di Tengah Perang Ukraina

14 Oktober 2026 - 00:22
Mufti Agung Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Jemaah dan Fasilitas Sipil
Berita

Mufti Agung Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Jemaah dan Fasilitas Sipil

13 Oktober 2026 - 21:43
Next Post
Taman Kota Ende: Tender Gagal, Pembangunan Tertunda Tahun Ini

Taman Kota Ende: Tender Gagal, Pembangunan Tertunda Tahun Ini

Wabup Badung Hadiri Karya Rsi Gana Pura Desa Sibanggede

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com