klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Berita

Wajah Dicatut: Mama Sinta Polisikan Dandhy Laksono

Redaksi by Redaksi
19 Juni 2026 - 10:06
Reading Time: 3 mins read
0
Wajah Dicatut: Mama Sinta Polisikan Dandhy Laksono

Polemik Film Dokumenter “Pesta Babi”: Mama Sinta Laporkan Dugaan Penipuan dan Pelanggaran Data Pribadi ke Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya kini tengah mendalami laporan yang diajukan oleh seorang tokoh perempuan adat dari Merauke, Papua Selatan, yang dikenal sebagai Mama Sinta. Laporan ini berkaitan dengan dugaan penipuan dan penggunaan data pribadi yang diduga terjadi dalam proses pembuatan film dokumenter berjudul “Pesta Babi”. Pihak yang dilaporkan dalam kasus ini adalah Ketua LBH Merauke, Johnny Teddy Wakum, dan sutradara film tersebut, Dandhy Dwi Laksono.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut mencakup unsur penipuan dan pengambilan data pribadi. “Di mana Mama Sinta melaporkan tentang adanya penipuan ataupun pengambilan data pribadi. Nah ini juga masih didalami, ada dua orang yang dilaporkan dalam hal ini, JTW serta saudara DDL,” jelas Budi kepada awak media pada Selasa, Juni 2026.

Saat ini, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih dalam tahap pengumpulan keterangan. Proses ini meliputi pendalaman dari pihak pelapor, saksi-saksi yang relevan, serta pemeriksaan barang bukti yang telah diajukan bersama laporan. Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa kepolisian memiliki kewajiban untuk menerima setiap laporan yang diajukan oleh masyarakat.

Namun, proses penyelidikan lebih lanjut akan tetap mempertimbangkan lokasi kejadian dugaan tindak pidana untuk menentukan yurisdiksi penanganan perkara. “Seluruh kepolisian tidak boleh menolak laporan masyarakat. Tapi nanti akan didalami dari locus delicti-nya. Proses perkara ini terjadi di mana? Pengambilan data pribadi, termasuk kegiatan-kegiatan ini,” terangnya.

Apabila terbukti bahwa peristiwa pidana tersebut terjadi di luar wilayah hukum Polda Metro Jaya, maka koordinasi dengan instansi yang lebih tinggi akan dilakukan. “Jika itu terjadi di luar locus delicti-nya wilayah Polda Metro, pasti Polda Metro akan koordinasi dengan Bareskrim Polri, dengan Mabes Polri, ataupun wilayah hukum Polda di mana terjadi peristiwa pidananya,” imbuh Budi.

Kronologi Keberatan Mama Sinta

Sebelumnya, laporan resmi Mama Sinta telah terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 29 Mei 2026. Laporan ini secara spesifik mengacu pada Pasal 65 juncto Pasal 67 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Mama Sinta mengungkapkan rasa keberatannya yang mendalam atas penggunaan wajah dan keterangan pribadinya dalam film dokumenter “Pesta Babi” yang diputar di berbagai lokasi tanpa adanya persetujuan darinya.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Yang saya alami di saat ini mulai dari tanggal 8 bulan 4. Film yang diputar di Jayapura, di Maranatha, tanpa izin dari saya. Mereka putar film Pesta Babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali. Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan,” ungkap Mama Sinta saat ditemui di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, “Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati. Tanpa izin dari saya. Maka itu saya datang ke Jakarta.” Ungkapan ini menunjukkan betapa besar kekecewaan dan rasa sakit hati yang dirasakannya akibat penggunaan data pribadinya tanpa otorisasi.

Tanggapan Tim Kolaborasi “Pesta Babi”

Menanggapi pelaporan tersebut, Tim Kolaborasi “Pesta Babi” menyatakan sikap menghormati keputusan yang diambil oleh Mama Sinta. Tim ini juga berharap agar publik tidak melakukan penghakiman atau menyudutkan pihak manapun dalam polemik yang sedang berkembang ini.

Lebih lanjut, Tim Kolaborasi “Pesta Babi” mengaku masih terus berupaya untuk menjalin komunikasi intensif dengan Mama Sinta dan keluarganya. Tujuannya adalah untuk memahami lebih dalam mengenai perubahan sikap yang terjadi serta mencari titik temu penyelesaian.

Perlu diketahui, Tim Kolaborasi “Pesta Babi” merupakan gabungan dari beberapa organisasi yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Organisasi-organisasi tersebut meliputi:

  • Ekspedisi Indonesia Baru
  • Greenpeace Indonesia
  • Jubi Media
  • LBH Papua Merauke
  • Pusaka Bentala Rakyat
  • Watchdoc

Dalam keterangan resminya yang diterima pada Minggu, 31 Mei 2026, Tim Kolaborasi “Pesta Babi” menyampaikan apresiasi terhadap Mama Yasinta Moiwend sebagai seorang tokoh perempuan adat Malind yang telah lama berjuang untuk dirinya dan komunitasnya, bahkan jauh sebelum proses pembuatan film dokumenter ini dimulai.

“Mama Yasinta Moiwend adalah seorang tokoh perempuan adat Malind yang sudah lama berjuang untuk diri dan komunitasnya, jauh sebelum proses pembuatan film dokumenter ini berlangsung,” tulis Tim Kolaborasi “Pesta Babi”.

Tim tersebut juga mengakui bahwa komunikasi langsung dengan Mama Yasinta belum dapat terjalin secara optimal. Oleh karena itu, mereka terus berupaya keras untuk membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga.

“Mama Yasinta belum dapat dihubungi atau ditemui langsung. Kami terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Yasinta dan berkoordinasi dengan keluarganya,” demikian pernyataan tim.

Tim Kolaborasi “Pesta Babi” menutup pernyataannya dengan harapan agar publik dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap persoalan ini, sambil terus melanjutkan solidaritas untuk upaya penyelesaian masalah-masalah besar yang dihadapi di Tanah Papua.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom RI, Fadli Hartono Jadi Wakil
Berita

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom RI, Fadli Hartono Jadi Wakil

3 Oktober 2026 - 10:55
AS Perkuat Tekanan ke Iran dengan Pengerahan Gugus Tempur Kapal Induk Ketiga
Berita

AS Perkuat Tekanan ke Iran dengan Pengerahan Gugus Tempur Kapal Induk Ketiga

3 Oktober 2026 - 08:55
Kevin Diks Minta Jadi Striker, Indonesia Menang 9-2 atas Bangladesh dan Lolos ke Final
Berita

Kevin Diks Minta Jadi Striker, Indonesia Menang 9-2 atas Bangladesh dan Lolos ke Final

3 Oktober 2026 - 06:55
Anwar Usman Hadiri Istana atas Undangan Raffi Ahmad Jelang Pelantikan Wantimpres
Berita

Anwar Usman Hadiri Istana atas Undangan Raffi Ahmad Jelang Pelantikan Wantimpres

3 Oktober 2026 - 04:55
Jusuf Hamka Masuk Wantimpres, Ini Jejak Pengusaha Jalan Tol yang Dikenal sebagai Babah Alun
Berita

Jusuf Hamka Masuk Wantimpres, Ini Jejak Pengusaha Jalan Tol yang Dikenal sebagai Babah Alun

3 Oktober 2026 - 00:55
Farel Prayoga Bertemu Ibu Kandung Setelah 14 Tahun, Siti Baru Tahu Anaknya Jadi Penyanyi Terkenal
Berita

Farel Prayoga Bertemu Ibu Kandung Setelah 14 Tahun, Siti Baru Tahu Anaknya Jadi Penyanyi Terkenal

2 Oktober 2026 - 16:55
Next Post
Indonesia Open 2026: Duel Sengit Jonatan vs Alwi

Indonesia Open 2026: Duel Sengit Jonatan vs Alwi

LMA Tolak Perkebunan Sawit 14 Ribu Hektare di Sorong Selatan

LMA Tolak Perkebunan Sawit 14 Ribu Hektare di Sorong Selatan

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com