klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Berita

PLN: Jawaban Tagihan Listrik Warga

Redaksi by Redaksi
11 Juni 2026 - 13:09
Reading Time: 4 mins read
0
PLN: Jawaban Tagihan Listrik Warga

PLN Pastikan Tarif Listrik Stabil Hingga Pertengahan 2026, Waspadai Lonjakan Tagihan Akibat Faktor Ini

JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menegaskan bahwa tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026 tidak mengalami kenaikan. Kepastian ini sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, menjelaskan bahwa berbagai keluhan mengenai kenaikan tagihan listrik yang beredar di masyarakat, terutama di media sosial, bukanlah disebabkan oleh perubahan tarif. Sebaliknya, lonjakan tagihan tersebut lebih dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik oleh pelanggan.

“Meningkatnya aktivitas di rumah menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pelanggan sehari-hari,” ujar Gregorius, menanggapi maraknya informasi di media sosial mengenai kenaikan tagihan listrik. Ia kembali menekankan, “PLN menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik.”

Sebelumnya, sejumlah pengguna media sosial X (sebelumnya Twitter) melaporkan adanya lonjakan tagihan listrik yang signifikan, bahkan mencapai 100 persen. Kenaikan ini juga disertai dengan peningkatan total energi listrik yang dikonsumsi, padahal para pelanggan merasa tidak ada perubahan dalam pola penggunaan listrik mereka maupun penambahan perangkat elektronik di rumah. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa PLN telah menaikkan tarif listrik secara diam-diam.

Tarif Listrik Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah

Gregorius menegaskan kembali komitmen PLN dalam menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai dengan arahan Pemerintah melalui Kementerian ESDM. “Untuk periode April-Juni 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya,” tegasnya.

Faktor Penyebab Lonjakan Tagihan Listrik

Kenaikan tagihan listrik yang dirasakan oleh sebagian pelanggan, menurut PLN, dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal dan internal yang berkaitan dengan pola konsumsi. Faktor-faktor tersebut antara lain:

  • Kondisi Cuaca: Perubahan cuaca, terutama peningkatan suhu udara, seringkali mendorong penggunaan perangkat pendingin ruangan seperti AC dan kipas angin secara lebih intensif. Hal ini secara langsung meningkatkan konsumsi listrik.
  • Peningkatan Suhu: Sama seperti kondisi cuaca, suhu udara yang lebih tinggi, baik karena musim kemarau maupun faktor lain, memaksa rumah tangga untuk lebih sering menggunakan alat elektronik yang membutuhkan daya listrik besar untuk mendinginkan ruangan.
  • Meningkatnya Aktivitas di Rumah: Seiring dengan perubahan gaya hidup atau kebijakan tertentu, banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Peningkatan waktu di rumah berarti peningkatan penggunaan berbagai peralatan elektronik, mulai dari televisi, komputer, pengisi daya gawai, hingga peralatan dapur listrik.
  • Penambahan Perangkat Elektronik: Meskipun beberapa pelanggan merasa tidak ada penambahan, terkadang ada perangkat elektronik baru yang dibeli atau perangkat lama yang lebih sering digunakan tanpa disadari dampaknya terhadap total konsumsi.

Cara Memantau Penggunaan Listrik Melalui PLN Mobile

Untuk memberikan transparansi dan memungkinkan pelanggan mengelola konsumsi energi mereka secara lebih baik, PLN mendorong penggunaan aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat memantau riwayat pembelian token (untuk pelanggan prabayar) dan pembayaran tagihan listrik (untuk pelanggan pascabayar) secara mandiri.

Langkah-langkah untuk mengecek riwayat penggunaan melalui PLN Mobile adalah sebagai berikut:

Buy JNews
ADVERTISEMENT
  1. Buka aplikasi PLN Mobile di perangkat Anda.
  2. Pada halaman utama, pilih menu “Token dan Pembayaran”.
  3. Jika ID Pelanggan Anda belum terdaftar, klik tombol “Tambah ID Pelanggan” dan masukkan ID Pelanggan Anda.
  4. Setelah ID Pelanggan terdaftar, pilih opsi yang sesuai:
    • “Riwayat Penggunaan” untuk pelanggan pascabayar.
    • “Riwayat Pembelian Token” untuk pelanggan prabayar.

Melalui fitur ini, pelanggan dapat melihat detail penggunaan listrik mereka dari waktu ke waktu, sehingga dapat mengidentifikasi periode konsumsi yang tinggi dan mencari cara untuk menghemat energi.

Imbauan Penggunaan Listrik yang Aman dan Bijak

PLN terus mengimbau seluruh pelanggan untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak guna mengendalikan konsumsi energi serta mencegah potensi bahaya. Beberapa tips yang dapat diterapkan antara lain:

  • Periksa Instalasi Listrik Berkala: Pastikan instalasi listrik di dalam rumah dalam kondisi baik dan aman. Lakukan pemeriksaan rutin oleh teknisi listrik profesional untuk mendeteksi potensi korsleting atau kerusakan kabel yang dapat menyebabkan pemborosan energi atau bahkan kebakaran.
  • Cabut Perangkat Elektronik yang Tidak Digunakan: Banyak perangkat elektronik yang tetap mengonsumsi daya listrik meskipun dalam posisi mati atau standby. Kebiasaan mencabut steker perangkat yang tidak sedang digunakan, seperti televisi, charger ponsel, atau komputer, dapat membantu mengurangi konsumsi energi yang tidak perlu.
  • Gunakan Peralatan Hemat Energi: Saat membeli peralatan elektronik baru, pertimbangkan untuk memilih produk yang memiliki label hemat energi. Peralatan ini dirancang untuk mengonsumsi daya listrik lebih sedikit saat beroperasi.
  • Optimalkan Penggunaan AC dan Pemanas Air: Jika menggunakan AC, atur suhu pada tingkat yang nyaman namun tidak terlalu dingin (misalnya 24-26 derajat Celsius) dan pastikan ruangan tertutup rapat saat AC dinyalakan. Untuk pemanas air, gunakan secukupnya dan pertimbangkan untuk menggunakan mode hemat energi jika tersedia.

Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai faktor-faktor yang memengaruhi tagihan listrik dan pemanfaatan fitur-fitur yang disediakan oleh PLN, diharapkan pelanggan dapat mengelola penggunaan listrik mereka dengan lebih efisien dan terhindar dari kejutan tagihan yang tidak diinginkan.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Darmawan Prasodjo Diganti Sementara di Pucuk Pimpinan PLN, Suroso Isnandar Ambil Alih
Berita

Darmawan Prasodjo Diganti Sementara di Pucuk Pimpinan PLN, Suroso Isnandar Ambil Alih

15 Oktober 2026 - 01:59
Martha Tilaar Wafat di Usia 89 Tahun, Warisan Sariayu dan Industri Kecantikan Lokal
Berita

Martha Tilaar Wafat di Usia 89 Tahun, Warisan Sariayu dan Industri Kecantikan Lokal

14 Oktober 2026 - 13:37
Dari Aset Sitaan Koruptor, Dua Rumah Bersejarah di Kraton Jogja Kini Jadi Pusat Budaya
Berita

Dari Aset Sitaan Koruptor, Dua Rumah Bersejarah di Kraton Jogja Kini Jadi Pusat Budaya

14 Oktober 2026 - 05:40
RJ Mitte, Bintang ‘Breaking Bad’, Meninggal di Texas pada Usia 34 Tahun
Berita

RJ Mitte, Bintang ‘Breaking Bad’, Meninggal di Texas pada Usia 34 Tahun

14 Oktober 2026 - 04:47
Kritik Menguat di Washington atas Kesepakatan Diesel AS-Rusia di Tengah Perang Ukraina
Berita

Kritik Menguat di Washington atas Kesepakatan Diesel AS-Rusia di Tengah Perang Ukraina

14 Oktober 2026 - 00:22
Mufti Agung Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Jemaah dan Fasilitas Sipil
Berita

Mufti Agung Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Jemaah dan Fasilitas Sipil

13 Oktober 2026 - 21:43
Next Post

Tiga SPPG Sukabumi Terhenti: Dua Tak Penuhi Standar IPAL

Kalender Hijriah Global: Persatuan vs. Keragaman

Kalender Hijriah Global: Persatuan vs. Keragaman

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com