klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Berita Utama

Seruan Pemuda Nabire: Janji untuk Mama Yasinta di Tanah Leluhur

Redaksi by Redaksi
15 Juni 2026 - 20:23
Reading Time: 2 mins read
0
Seruan Pemuda Nabire: Janji untuk Mama Yasinta di Tanah Leluhur

Mama Yasinta Moiwen: Penjaga Kearifan Lokal dalam Pusaran Pembangunan

Di tengah hamparan tanah Kampung Wogikel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, berdiri teguh sosok perempuan tangguh bernama Mama Yasinta Moiwen. Ia bukan sekadar warga biasa, melainkan penjaga marwah dan bagian tak terpisahkan dari keluarga besar pemilik wilayah adat, yang dengan teguh memegang erat kearifan lokal. Perannya dalam berbagai kegiatan adat menjadikannya tiang penyangga budaya, memastikan napas tradisi tetap berdenyut di tengah derasnya arus zaman.

Kisah perjuangan Mama Yasinta dan komunitas adatnya kemudian tersingkap ke publik melalui sebuah film dokumenter berjudul “Pesta Babi”. Melalui layar lebar, perjuangan mereka menjadi cermin bagi persoalan besar yang tengah bergulir di Bumi Cenderawasih. Perjuangan Mama Yasinta bukan lagi sekadar cerita lokal, melainkan sebuah suara yang mengetuk pintu nurani banyak orang, menyadarkan akan pentingnya menjaga warisan budaya dan hak-hak masyarakat adat.

Refleksi Persaudaraan dari Tanah Papua Tengah

Menanggapi kisah yang diangkat dalam film dokumenter tersebut, dari Kabupaten Nabire, Papua Tengah, seorang pemuda Papua bernama Arnold Kandenapa memberikan refleksi mendalam mengenai persaudaraan. Bagi Arnold, apa yang dialami oleh Mama Yasinta di Merauke bukanlah persoalan sekelompok orang semata, melainkan sebuah tanggung jawab kolektif yang harus dipikul bersama oleh seluruh masyarakat Papua.

“Yang terjadi di Papua Selatan mengingatkan kita bahwa kita adalah satu saudara, satu darah, dan satu bangsa,” ujar Arnold, menekankan pentingnya persatuan di atas segala perbedaan.

Arnold menegaskan bahwa sekat-sekat administratif yang membagi wilayah Papua menjadi Papua Selatan, Papua, Papua Tengah, Papua Barat, Papua Barat Daya, hingga Papua Pegunungan, tidak seharusnya meruntuhkan rasa persaudaraan yang mengikat orang asli Papua.

  • Satu Kesatuan yang Tak Terpisahkan:
    Kita adalah satu kesatuan yang berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Tantangan yang dihadapi di satu wilayah adat, seperti di wilayah adat Wanam, adalah tantangan yang harus dipikul secara bersama-sama oleh seluruh anak bangsa Papua.

Tuntutan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Masyarakat Adat

Lebih lanjut, Arnold Kandenapa mendesak pemerintah pusat untuk memberikan perhatian yang nyata dan mendampingi Mama Yasinta beserta keluarga besar pemilik wilayah adat di Merauke. Menurutnya, perhatian serius sangat dibutuhkan oleh masyarakat di sana, terutama dalam menghadapi pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) yang saat ini tengah berlangsung.

Arnold mengingatkan bahwa pembangunan yang digagas oleh negara sejatinya bertujuan untuk kemakmuran seluruh rakyat. Namun, tujuan mulia tersebut akan kehilangan maknanya jika tidak menempatkan kesejahteraan masyarakat adat sebagai titik tolak utama.

  • Pentingnya Pendengaran dan Pemahaman:
    Setiap kebijakan pembangunan haruslah didasarkan pada pendengaran dan pemahaman yang mendalam terhadap kepentingan masyarakat adat sejak tahap awal perumusan. Jangan sampai kemajuan pembangunan justru membuat pemilik tanah leluhur merasa terasing di tanah mereka sendiri.

Arnold berharap agar pembangunan di tanah Papua dapat dilakukan bersama orang Papua, oleh orang Papua, dan demi kebahagiaan orang Papua.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Kiranya dari Papua Tengah, suara ini dapat menjadi doa dan tuntutan agar keadilan serta kesejahteraan benar-benar hadir, menyentuh setiap anak bangsa di ujung timur Indonesia,” pungkasnya.

Perjuangan Mama Yasinta Moiwen, dalam pandangan Arnold, merupakan pengingat penting bahwa di balik setiap angka pembangunan, terdapat napas kemanusiaan yang harus selalu dijaga dan dimuliakan. Ini adalah panggilan untuk memastikan bahwa kemajuan tidak mengorbankan akar budaya dan hak-hak fundamental masyarakat adat.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Buldoser Ratakan Lahan di Kampung Tua Bagan, Diduga Timbun Mangrove untuk KSB Ilegal
Berita Utama

Buldoser Ratakan Lahan di Kampung Tua Bagan, Diduga Timbun Mangrove untuk KSB Ilegal

9 Oktober 2026 - 10:47
Irjen  Asep Safrudin Diangkat Jadi Kabareskrim Polri, Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri
Berita Utama

Irjen Asep Safrudin Diangkat Jadi Kabareskrim Polri, Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri

3 Oktober 2026 - 10:24
Dulu Jadi Primadona Wisata, Kini Pantai Desa Teluk Mata Ikan Terancam Lumpur Proyek
Berita Utama

Dulu Jadi Primadona Wisata, Kini Pantai Desa Teluk Mata Ikan Terancam Lumpur Proyek

1 Oktober 2026 - 16:20
GAIA Dental Clinic Hadirkan Pemeriksaan Gigi Gratis di IRIS Badminton Batam
Berita Utama

GAIA Dental Clinic Hadirkan Pemeriksaan Gigi Gratis di IRIS Badminton Batam

30 September 2026 - 15:34
Diduga Imbas Proyek Cut and Fill, Jalan Pattimura Punggur – Batam Center Berlumpur dan Licin
Berita Utama

Diduga Imbas Proyek Cut and Fill, Jalan Pattimura Punggur – Batam Center Berlumpur dan Licin

28 September 2026 - 15:07
Yuniarni Pustoko Weni: Pramuka Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Utama

Yuniarni Pustoko Weni: Pramuka Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

25 September 2026 - 14:47
Next Post
Emas Antam Balikpapan Stabil Rp2,77 Juta/Gram

Emas Antam Balikpapan Stabil Rp2,77 Juta/Gram

Dang Kulalo Midang (Dm): Chord Sasak Bau Gedang

Dang Kulalo Midang (Dm): Chord Sasak Bau Gedang

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com