BATAM, KLIKKEPRI.com — Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau mulai menggencarkan sosialisasi program Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) kepada para pelaku usaha dan pemilik kendaraan angkutan barang di wilayah Kepri. Langkah ini diambil secara bertahap guna memperkuat keselamatan transportasi darat serta menekan risiko kerusakan infrastruktur jalan nasional.
Kepala BPTD Kelas II Kepri, Dini Kusumahati Damarintan, menegaskan bahwa operasional kendaraan dengan muatan berlebih dan dimensi nonstandar merupakan salah satu pemicu utama kecelakaan lalu lintas. Kendati demikian, BPTD Kepri saat ini lebih mengedepankan pendekatan preventif melalui edukasi dan pembinaan ketimbang tindakan represif hukum.
“Program ini dilakukan secara bertahap. Kami mengajak seluruh pemilik kendaraan angkutan barang untuk bersama-sama mendukung upaya mewujudkan transportasi yang lebih aman dan tertib,” ujar Dini Kusumahati, Senin (8/6/2026).
Sebagai wilayah strategis dengan aktivitas logistik yang tinggi—khususnya Kota Batam yang menjadi pusat industri dan perdagangan internasional—penerapan standar keselamatan angkutan dinilai sudah sangat mendesak.
Guna memastikan kebijakan berjalan efektif tanpa mengganggu arus distribusi logistik nasional, BPTD Kepri terus mengintensifkan koordinasi dengan pihak kepolisian, pemerintah daerah, dan asosiasi pengusaha angkutan barang. Sejalan dengan pengawasan armada, BPTD Kepri juga mendorong peningkatan fasilitas keselamatan jalan nasional secara bertahap, mulai dari pemasangan rambu-rambu, perlengkapan keselamatan, hingga penerangan jalan.(*)










Discussion about this post