JAKARTA – Ammar Zoni, seorang aktor ternama, memberikan respons terkait kritik yang dilontarkan oleh Haldy Sabri, suami dari Irish Bella, mengenai isi pleidoinya yang dinilai terlalu berlebihan atau “lebai”. Dalam pernyataannya, Ammar menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan dalam persidangan bukanlah sesuatu yang dibuat-buat, melainkan berdasarkan pengalaman hidupnya sendiri.
Dia menjelaskan bahwa seluruh isi pleidoi tersebut merupakan refleksi dari perjalanan hidup yang pernah ia alami, termasuk saat masih menjalin hubungan dengan Irish Bella. “Apa yang saya bicarakan di isi pleidoi saya adalah sesuai dengan apa yang terjadi pada waktu itu,” ujar Ammar, dikutip dari kanal Intens Investigasi di YouTube, Sabtu (11/4).
Menurut Ammar, kisah hidupnya selama ini sudah banyak terekspos di media, sehingga tidak menjadi hal baru jika kembali ia ungkap dalam pembelaannya di pengadilan. “Saya sudah bicarakan dari awal kalau perjalanan hidup saya ya memang seperti itu dan bukan mengada-ada,” lanjutnya.
Ammar merasa tidak ada yang perlu dipermasalahkan, karena publik sudah mengetahui sebagian besar perjalanan hidupnya sejak awal. Ia juga menambahkan bahwa pleidoi tersebut dibuat murni sebagai bentuk pembelaan pribadi dan bukan untuk menyerang pihak mana pun, termasuk mantan istrinya.
Bahkan, dia mengaku sudah menyampaikan permintaan maaf apabila ada pihak yang merasa tersinggung dengan isi pernyataannya di persidangan. “pleidoi saya bukan untuk konsumsi publik sebenarnya, tetapi untuk hakim. Mungkin karena saya public figur jadi ramai,” jelasnya.
Ammar juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat sedikit pun untuk menyinggung Irish Bella, yang kini telah memiliki kehidupan baru bersama suaminya. Dia mengaku justru mendukung kebahagiaan mantan istrinya tersebut dan memilih tetap menjaga hubungan baik, terutama demi anak-anak mereka.
Sebelumnya, Haldy Sabri sempat meminta Ammar Zoni agar tidak lagi membawa-bawa nama Irish Bella dalam kasus yang tengah dihadapinya, yang kemudian memicu respons balik dari sang aktor. Hal ini menunjukkan bahwa isu-isu yang muncul dalam persidangan tidak hanya terkait hukum, tetapi juga melibatkan aspek pribadi dan emosional yang cukup kompleks.
Beberapa poin penting yang muncul dari pernyataan Ammar antara lain:
- Keterbukaan tentang pengalaman hidup: Ammar menekankan bahwa semua yang ia sampaikan dalam pleidoinya berasal dari pengalaman nyata, bukan sekadar spekulasi.
- Pembelaan pribadi: Pleidoinya disebut sebagai bentuk pembelaan diri, bukan serangan terhadap pihak tertentu.
- Permintaan maaf: Ia mengakui bahwa jika ada pihak yang merasa tersinggung, ia siap meminta maaf.
- Dukungan terhadap mantan istri: Ammar menyatakan bahwa ia mendukung kebahagiaan Irish Bella dan ingin menjaga hubungan baik demi anak-anak.
Peristiwa ini juga menunjukkan bagaimana kasus hukum bisa menjadi sorotan publik, terutama ketika melibatkan tokoh publik. Tidak hanya soal hukum, tetapi juga bagaimana seseorang merespons kritik dan menjaga reputasi serta hubungan personal.










Discussion about this post