BATAM, KLIKMEPRI.com – Suasana aula Lapas Batam terasa berbeda. Bukan rapat biasa, melainkan panggung bagi 4 tim peserta magang Batch II untuk memamerkan ide-ide kreatif yang mereka godok selama magang, pada Jumat 22 Mei 2026.
Dengan penuh semangat, para peserta bergantian maju mempresentasikan inovasi mereka di depan mentor dan jajaran Lapas Batam.
Ada empat gagasan yang lahir dari proses belajar, observasi, dan diskusi di lapangan.
Tim pertama memperkenalkan SINAR, singkatan dari Sistem Inventaris Arsip Pegawai.
Aplikasi ini dibuat untuk merapikan dan mempercepat pengelolaan arsip pegawai agar tidak lagi menumpuk dan sulit dicari.
Tim kedua fokus pada pendidikan warga binaan lewat Optimalisasi Program Kejar Paket. Mereka menyusun modul ajar yang lebih terstruktur supaya proses belajar jadi lebih sistematis dan mudah diikuti.
Yang cukup menarik perhatian adalah inovasi dari tim ketiga, *Pengembangan Budidaya Maggot. Selain mendukung program kemandirian, budidaya ini juga jadi solusi pengelolaan limbah organik yang punya nilai ekonomis.
Sementara tim keempat menghadirkan ide sederhana tapi praktis, yaitu Penggunaan Nomor pada Sendal Kunjungan.
Tujuannya jelas, bikin layanan kunjungan lebih tertib dan pengawasan lebih mudah.
Kepala Lapas Batam Yosafat Rizanto yang hadir langsung mengapresiasi semangat para peserta.
“Saya mengapresiasi semangat, kreativitas, dan kontribusi yang telah diberikan peserta magang. Inovasi-inovasi ini menunjukkan bahwa generasi muda mampu menghadirkan ide-ide yang bermanfaat dan solutif bagi kemajuan organisasi. Semoga kedepannya inovasi yang diberikan dapat terus dilanjutkan,” ujarnya.
Kegiatan ini bukan sekadar tugas akhir magang. Lebih dari itu, Lapas Batam berharap para peserta pulang membawa pengalaman kerja sekaligus kemampuan berpikir kreatif, kolaboratif, dan inovatif yang bisa mereka bawa ke mana saja. ( din )










Discussion about this post