BATAM, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta implementasi 15 program prioritas pembangunan daerah saat menerima kunjungan kerja Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma di Ruang Presentasi Kantor Wali Kota Batam, Selasa (20/10/2026).
Rombongan Kunker Pemkab Brebes yang dipimpin langsung oleh Bupati Paramitha Widya Kusuma tersebut bertujuan mempelajari tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), penguatan fiskal daerah, penyusunan rancangan APBD 2027, serta strategi menarik kunjungan wisatawan mancanegara asal Singapura dan Malaysia.
Dalam pemaparannya, Amsakar membeberkan rekam jejak transformasi Batam dari kawasan basis logistik Pertamina era 1970-an hingga berkembang pesat menjadi kota otonom modern yang disokong 31 kawasan industri, status Free Trade Zone (FTZ), serta kontribusi utama PAD dari sektor BPHTB, PBB-P2, pajak hotel, dan pajak restoran.
Wali Kota Batam juga menjelaskan eksekusi 15 program prioritas daerah, di antaranya pengobatan gratis berbasis KTP, bantuan modal UMKM tanpa bunga, seragam sekolah gratis, beasiswa pendidikan, penanganan banjir melalui pembangunan drainase, hingga peningkatan layanan air bersih.
Sementara itu, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengagumi kemajuan ekonomi Batam dan menyatakan ketertarikannya membuka stan promosi produk unggulan Kabupaten Brebes di Batam guna memperluas pasar.
Kunjungan kerja Pemkab Brebes di Kantor Wali Kota Batam ini diselenggarakan guna membagikan strategi optimasi PAD Batam, memperkuat tata kelola APBD dan perencanaan fiskal 2027, memaparkan 15 program prioritas Pemko Batam, serta memfasilitasi pertukaran potensi pariwisata dan UMKM antardaerah.
Sinergi tata kelola keuangan dan pertukaran strategi fiskal antardaerah ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas penyusunan anggaran publik serta memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
“Pemerintah Kota Batam menyambut baik kehadiran Ibu Bupati Brebes beserta rombongan di Kota Batam. Kunjungan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk saling belajar, melengkapi, dan memperkuat tata kelola pemerintahan di daerah masing-masing. Kami memaparkan strategi optimalisasi PAD dari potensi BPHTB, PBB-P2, dan sektor pariwisata, yang kemudian kami selaraskan dengan pelaksanaan lima belas program prioritas masyarakat seperti pengobatan gratis berbasis KTP, bantuan modal UMKM tanpa bunga, hingga penanganan banjir. Pertukaran informasi ini diharapkan mampu melengkapi strategi penguatan APBD dan pelayanan publik di masing-masing daerah.” ujar Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
Acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif antar-kepala OPD Pemko Batam dan Pemkab Brebes yang diakhiri dengan penyerahan cenderamata resmi antardaerah. (din)










Discussion about this post