BATAM, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Senin (7/9/2026).
Penyusunan Ranperda APBD 2027 yang mengacu pada PP Nomor 12 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 ini menindaklanjuti kesepakatan KUA-PPAS TA 2027 yang ditandatangani pada 15 Agustus 2026.
Dalam postur anggaran yang dirancang, Pemerintah Kota Batam menetapkan target Pendapatan Daerah sebesar Rp4,7 triliun dengan proporsi utama dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3 triliun.
Dari sisi pengeluaran, Alokasi Belanja Daerah dirancang mencapai Rp4,8 triliun yang terbagi atas belanja operasi Rp3,6 triliun, belanja modal Rp1,1 triliun, dan belanja tidak terduga Rp20 miliar, dengan penerimaan pembiayaan SiLPA sebesar Rp116 miliar untuk menyeimbangkan total postur anggaran senilai Rp4,859 triliun.
Penyampaian nota keuangan ini diselenggarakan untuk menetapkan arah pembangunan daerah yang diselaraskan dengan RKPD 2027, RPJMD 2025-2029, serta program prioritas Pemerintah Pusat dan Pemprov Kepri.
Pengalokasian anggaran yang terukur ini diproyeksikan dapat mempercepat penanganan masalah perkotaan sekaligus meningkatkan jaminan sosial warga Batam.
“Melalui APBD 2027, Pemerintah Kota Batam berkomitmen melanjutkan pembangunan sekaligus memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan tersebut dituangkan dalam lima fokus prioritas, yakni pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial, peningkatan keterampilan SDM, penguatan inklusi sosial dan infrastruktur lingkungan, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta optimalisasi sarana dasar dan aksesibilitas. Pembahasan bersama Badan Anggaran DPRD diharapkan berjalan lancar dan sesuai jadwal.” ujar Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
Penyampaian Nota Keuangan ini menandai dimulainya rangkaian pembahasan teknis antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Batam.
Pemko Batam optimistis pembahasan anggaran dapat rampung tepat waktu demi menjamin kesinambungan pelayanan publik. (din)










Discussion about this post