BATAM, KLIKKEPRI.com – DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna, Senin 31 Agustus 2026 dengan 3 agenda, penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026, laporan reses Masa Sidang III 2026, dan penutupan sekaligus pembukaan Masa Sidang I 2026.
Rapat dipimpin Wakil Ketua II Budi Mardiyanto didampingi Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda.
Hadir Sekda Kota Batam Firmansyah mewakili Wali Kota Amsakar Achmad, pejabat Pemko, dan unsur Forkopimda.
Dalam laporan reses, sejumlah fraksi menyoroti persoalan prioritas. Fraksi Gerindra menyoroti kebutuhan laptop sekolah untuk Tes Kemampuan Akademik dan laptop Posyandu untuk ILP.
Fraksi PAN-Demokrat-PPP menyoroti banjir, infrastruktur pendidikan, dan terutama krisis air bersih di Batuaji, Sagulung, dan Bengkong.
“Masalah air bersih dan lapangan kerja untuk warga lokal harus jadi prioritas,” tegas Ketua Fraksi Safari Ramadhan.
Fraksi Hanura-PSI-PKN juga menyoroti air bersih di Batuampar dan Bengkong, banjir, serta praktik subkontraktor yang merugikan pekerja.
Budi Mardiyanto menegaskan seluruh hasil reses akan diteruskan ke Wali Kota.
“Ini menjadi masukan pokok-pokok pikiran DPRD dan bagian dari penyusunan APBD Kota Batam,” ujarnya. ***










Discussion about this post