BATAM, KLIKKEPRI.com — Dua siswa terbaik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Batam sukses mengharumkan nama institusi dan Indonesia di kancah internasional. Keduanya terpilih untuk mempresentasikan karya inovasi ilmiah mereka dalam ajang bergengsi 4th International Youth Conference (IYC) & 2nd Global Youth Summit (GYS) 2026 yang berlangsung di Malaysia dan Singapura, Sabtu hingga Minggu (27–28/6/2026).
Kedua siswa berprestasi tersebut adalah Muhammad Ihsan dari Kelas XI.B dan Salwa Adnindya dari Kelas XI.A. Di hadapan panelis dan peserta dari berbagai negara, mereka mempresentasikan riset berjudul “MelayuLens, Augmented Reality as a Strategy to Strengthen the Identity of Local Wisdom of Malay Culture in Batam City”.
Inovasi brilian ini berhasil menggabungkan teknologi mutakhir Augmented Reality (AR) dengan misi penyelamatan warisan budaya Melayu.
Aplikasi ini dirancang agar nilai-nilai kearifan lokal Batam tetap adaptif, interaktif, dan relevan di tengah gempuran digitalisasi generasi muda saat ini.
Kepala MAN 2 Kota Batam, Eka Nopriyandri, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian akademis ini. Menurutnya, ajang global ini merupakan pembuktian nyata bahwa kualitas pendidikan madrasah mampu bersaing di tingkat dunia.
“Kompetisi ini adalah ruang menguji nyali intelektual dan memperluas wawasan. Buktikan bahwa siswa madrasah mampu bersuara dan bersaing di tingkat dunia.
Tampilkan yang terbaik, jaga nama baik madrasah dan bangsa,” tegas Eka Nopriyandri memberikan semangat.
Ajang IYC dan GYS merupakan forum skala global yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk bertukar gagasan, memperluas jaringan internasional, serta merumuskan solusi inovatif atas tantangan global masa depan.
Keberhasilan menembus seleksi ketat hingga tampil di panggung internasional ini menjadi bukti konkret komitmen MAN 2 Kota Batam dalam melejitkan potensi sains dan teknologi siswa, tanpa mencabut mereka dari akar budaya yang menjadi jati diri bangsa.(din)










Discussion about this post