BATAM, KLIKKEPRI.com – Suasana berbeda terasa di Lapas Batam, pada Selasa 12 Mei 2026.
Tim penilai internal dari Inspektorat Jenderal Kemenimipas RI datang langsung untuk mengevaluasi kesiapan Lapas Batam menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kegiatan penilaian ini jadi salah satu langkah penting dalam proses pembangunan Zona Integritas.
Tim penilai 9 dari Inspektorat Kemenimipas bertemu langsung dengan Kepala Lapas Batam Yosafat Rizanto bersama tim Zona Integritas untuk melihat sejauh mana reformasi birokrasi berjalan di lapangan.
Dalam pemaparannya, Kalapas Yosafat menegaskan bahwa WBBM bukan sekadar urusan berkas.
“Seluruh jajaran Lapas Batam terus berupaya menghadirkan pelayanan yang transparan, cepat, dan humanis. Penilaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan ditunjukkan pada 7 inovasi pelayanan,” ujarnya.
Setelah sesi pemaparan, tim penilai melakukan survei virtual dengan berkeliling ke seluruh area layanan Lapas Batam.
Fokus pendalaman diarahkan ke enam area perubahan, manajemen perubahan, tata laksana, SDM, akuntabilitas, pengawasan, hingga kualitas pelayanan publik.
Lapas Batam sendiri sudah menyiapkan 7 inovasi unggulan untuk mendongkrak pelayanan, mulai dari *SLIR, Informasi Digital, Si-Mael, Pengaduan Berbasis WhatsApp, Biogas, Si Omega, hingga E-Trolling.
Kegiatan berlangsung lancar dengan semangat kolaboratif. Harapannya, evaluasi ini makin memperkuat komitmen Lapas Batam menjadi institusi pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas, serta siap meraih predikat WBBM di tahun 2026. ***










Discussion about this post