Dapur yang Tidak Menarik: 7 Kesalahan Desain yang Harus Dihindari
Dapur adalah ruangan utama dalam sebuah rumah, jadi sangat penting untuk membuatnya terasa fungsional dan menarik. Namun, bahkan dapur yang paling disukai pun bisa menjadi korban kesalahan desain yang membuatnya terlihat berantakan, ketinggalan zaman, atau tidak praktis. Untungnya, banyak dari masalah ini dapat diperbaiki dengan memahami apa yang harus dicari. Baik sedang merenovasi dapur secara lengkap maupun hanya ingin meningkatkan penampilannya, berikut tujuh hal yang dapat membuat dapur terlihat buruk menurut para ahli desain.
Lemari Dapur yang Terlalu Berornamen
Para desainer sepakat bahwa satu hal yang dapat langsung membuat dapur terlihat ketinggalan zaman dan buruk adalah lemari dapur yang terlalu berornamen dan berat. “Lemari dapur yang terlalu detail dengan ukiran rumit terasa berlebihan secara visual dan kurang memiliki kehalusan yang dibutuhkan untuk dapur modern,” kata Philip Thomas Vanderford, pemilik dan pendiri Studio Thomas James.
Menurut Vanderford, desain-desain ini sering kali memenuhi ruangan dan tampak ketinggalan zaman daripada abadi. Sebagai gantinya, bawa dapur ke era modern dengan garis-garis ramping dan profil tipis. Pilih warna kayu alami, warna netral hangat, atau pernis dengan pigmen yang kaya, yang semuanya menawarkan daya tarik yang canggih tanpa usaha.
Meja Granit Gelap
Selanjutnya, hal yang dapat membuat dapur terlihat buruk adalah meja granit gelap. “Meja granit gelap adalah kesalahan desain lain yang harus dihindari jika tujuan kamu adalah tampilan abadi dan canggih,” ucap Vanderford.
Meja granit berbintik mengkilap memancarkan era kemewahan daripada penyempurnaan kontemporer. Pola-pola yang ramai dapat terasa berat dan kacau secara visual. Sebagai gantinya, Vanderford merekomendasikan memilih permukaan alami yang ramping dengan gerakan lebih lembut dan organik. Material-material ini menghadirkan keanggunan dan harmoni, berfungsi sebagai titik fokus yang halus, tapi bersahaja, bukan sebagai pusat perhatian langsung.
Namun, jika menginginkan nuansa gelap dan dramatis, jangan ragu memilih material, seperti marmer hitam untuk nuansa yang muram.
Microwave di Atas Kompor
Microwave di atas kompor dulunya umum dalam desain dapur, tetapi kini semakin langka. Meski praktis di permukaan, susunan yang besar ini menciptakan kekacauan visual dan memiliki kekurangan fungsional.
Pertama, microwave di atas kompor berarti tudung kompor berventilasi tidak mungkin dipasang. Tudung kompor berventilasi, meski tidak wajib, sangat membantu meningkatkan kualitas udara di dapur dan sering kali lebih disukai jika tersedia. Kedua, karena lokasinya, microwave di atas kompor rentan terhadap banyak kotoran dan membutuhkan pembersihan eksterior yang lebih sering.
Pertimbangkan mengganti microwave di atas kompor dengan tudung kompor (berventilasi atau tanpa saluran) dan memindahkannya ke lokasi berbeda. “Integrasikan laci microwave built-in di dalam kabinet atau sembunyikan sepenuhnya di dalam pantry,” kata Vanderford. Pendekatan yang halus ini memastikan fokus tetap pada desain dapur sambil tetap memberikan fungsionalitas.
Penggunaan Berlebihan Peralatan Stainless Steel
Peralatan stainless steel ada di mana-mana dan dapur kamu kemungkinan besar penuh dengan peralatan tersebut. Namun, para ahli memperingatkan tidak menggunakan stainless steel sepenuhnya di dapur. Ini karena peralatan stainless steel dapat membuat dapur terlihat buruk.
“Dapur yang didominasi stainless steel dapat terasa steril dan kurang memiliki kehangatan dan kedalaman yang diharapkan dalam ruang mewah modern,” kata Vanderford. Meski kemewahan bukan tujuan kamu, tidak dapat disangkal bahwa segala sesuatu yang terbuat dari stainless steel dapat terasa agak dingin, terlepas dari gaya rumah kamu. Belum lagi, soal pembersihan—sidik jari! Ini juga bukan selalu pilihan paling praktis.
Alih-alih memilih stainless steel untuk semua peralatan, para desainer menyarankan memvariasikan finishing di ruangan. Vanderford mencatat peralatan yang siap dipasang panel sangat ideal diintegrasikan secara mulus dengan kabinet khusus. Sebagai alternatif, jelajahi finishing yang khas, seperti logam yang disikat atau matte, untuk meningkatkan desain dengan nuansa khusus.
Meja Dapur Keramik
Meja dapur keramik dulunya sangat disukai karena pesona dan kehangatannya di dapur. Namun, menurut Vanderford, saat ini meja dapur keramik sudah ketinggalan zaman. Selain itu, garis natnya dapat memburuk dan berubah warna seiring waktu sehingga tidak praktis dalam jangka panjang.
“Beralihlah ke meja dapur permukaan tunggal yang terbuat dari material yang dipoles halus dan memancarkan kemewahan bersahaja. Kualitas monolitiknya menciptakan estetika rapi dan kohesif,” katanya. Kecuali kamu menginginkan tampilan benar-benar retro, para desainer merekomendasikan meninggalkan tren ini pada masa lalu.
Lampu Penerangan yang Ketinggalan Zaman
Apakah dapur masih menggunakan lampu penerangan standar yang ketinggalan zaman yang sudah ada sejak rumah dibeli? Jika demikian, kata Vanderford, sudah saatnya menggantinya. Sangat mudah melupakan pencahayaan, terutama di dapur, di mana fitur yang lebih menonjol, seperti lemari dan meja dapur menjadi prioritas.
Namun, lampu penerangan yang tepat dapat sepenuhnya mengubah tampilan dan nuansa suatu ruangan. Pertimbangkan mengganti perlengkapan lama yang membosankan dengan sesuatu lebih unik dan personal. “Perkenalkan pencahayaan yang berfungsi sebagai seni dan penerangan,” kata Vanderford. Potongan-potongan pahatan dari logam, kaca, atau material bertekstur menciptakan drama dan kedalaman, memastikan pencahayaan menjadi elemen penentu ruang.
Tempat Sampah Terbuka
Terakhir, hal yang dapat membuat dapur terlihat buruk adalah tempat sampah terbuka. Tempat sampah ini akan membuat ruangan terlihat buruk dan gaya yang sudah ketinggalan zaman tentang penyimpanan dapur. Untungnya, kamu tidak perlu merenovasi seluruh kabinet untuk menyembunyikan tempat sampah dan dapur yang sepenuhnya disesuaikan juga tidak diperlukan.
Ada banyak solusi penyimpanan cerdas untuk mengintegrasikan sampah, daur ulang, dan kompos ke dalam desain dapur—tidak diperlukan renovasi besar-besaran.










Discussion about this post