Kloter Pertama Jemaah Haji Balikpapan Berangkat 26 April 2026
Pada tanggal 26 April 2026, kloter pertama jemaah haji dari Embarkasi Balikpapan akan berangkat pada pukul 23.55 WITA. Penerbangan ini dilakukan menggunakan maskapai Garuda Indonesia, yang menjadi salah satu operator utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Operasional fase I keberangkatan ibadah haji telah dimulai secara nasional oleh Garuda Indonesia. Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran pemberangkatan perdana jemaah haji Indonesia. Menurutnya, momen ini merupakan bagian penting bagi perjalanan ibadah yang dinantikan oleh seluruh umat Islam di Indonesia. “Ini bukan hanya menjadi momen penting bagi kami, tetapi juga amanah untuk mengantarkan para calon jemaah ke Tanah Suci,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima.
Secara nasional, pada hari pertama operasional pada Selasa (21/4/2026), Garuda Indonesia telah memberangkatkan sedikitnya 2.255 jemaah haji kloter pertama dari enam embarkasi. Tahun ini, Garuda Indonesia akan melayani sekitar 102.502 jemaah haji yang terbagi dalam 278 kelompok terbang (kloter) dari 10 embarkasi, termasuk Balikpapan.
Daftar Embarkasi dan Jadwal Keberangkatan
Sepuluh embarkasi yang terlibat dalam penyelenggaraan haji 2026 antara lain:
– Jakarta
– Banda Aceh
– Medan
– Padang
– Solo
– Yogyakarta
– Balikpapan
– Banjarmasin
– Makassar
– Lombok
Pemberangkatan jemaah dilaksanakan secara bertahap mulai 21 April hingga 21 Mei 2026. Fase keberangkatan ke Madinah berlangsung pada 21 April hingga 6 Mei 2026, sedangkan ke Jeddah pada 7 hingga 21 Mei 2026. Sementara itu, fase pemulangan jemaah dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 30 Juni 2026.
Layanan Khusus untuk Lansia dan Berkebutuhan Khusus
Garuda Indonesia juga menyiapkan layanan khusus bagi sekitar 18 ribu jemaah lansia dan berkebutuhan khusus. Berbagai fasilitas disiapkan, seperti:
* Kursi roda di setiap embarkasi
* Ambulift di embarkasi tertentu
* Bus dengan fasilitas toilet
* Buggy car di Bandara Internasional King Abdulaziz
Selain itu, awak kabin disiagakan untuk memberikan asistensi intensif selama penerbangan, khususnya bagi jemaah haji lansia dan disabilitas. Glenny menekankan bahwa menjalankan amanah nasional dalam operasional penerbangan haji memerlukan kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, Garuda Indonesia terus berkoordinasi secara intensif bersama seluruh pemangku kepentingan di Indonesia dan di Arab Saudi demi memastikan kelancaran aspek operasional, layanan, tata kelola safety, hingga kenyamanan para jemaah dapat terjaga secara optimal.









Discussion about this post